SUARA GARUT - BKN baru saja merilis penyesuaian jadwal pengadaan PPPK guru usai pengumuman kelulusan pasca sanggah tertunda.
Dalam suratnya tertanggal 10 April 2023, BKN mengeluarkan jadwal terbaru terkait kelanjutan tahapan pengadaan PPPK 2022.
Dalam surat tersebut, dinyatakan pengisian DRH NI PPPK guru akan dimulai dari 15 April, sampai dengan 4 Mei 20223.
Namun yang perlu diingat para peserta adalah saat mengisi DRH NI PPPK jangan sampai gagal.
Pasalnya, jika pengisian DRH sampai salah, maka akan berakibat yang bersangkutan masuk dalam kategori tidak memenuhi syarat (TMS) dan batal jadi ASN.
Oleh sebab itu, garut.suara.com, pada kesempatan ini menyampaikan setidaknya terdapat enam poin yang perlu diperhatikan.
Enam poin dalam pengisian DRH NI PPPK tersebut yakni:
1. Pengisian Data Perorangan
Pada kolom ini, guru yang telah dinyatakan lulus PPPK diminta mengisi data dengan teliti.
Baca Juga: Hak Politiknya Dicabut, Sekuat Apa Anas Urbaningrum Di Panggung Politik Saat Ini?
Data tersebut kemudian dijadikan acuan dalam pemberkasan CASN, dan tidak dapat diubah.
2. Pengisian riwayat Pendidikan
Pada kolom tersebut, guru PPPK wajib mengisi seluruh riwayat pendidikan maupun riwayat kursus.
Meski riwayat pendidikan sudah pernah diisi, namun peserta wajib melengkapinya.
3. Pengisian Riwayat Pekerjaan.
Pada kolom ini, jika memiliki riwayat, pekerjaan, penghargaan serta prestasi boleh diisikan, jika tidak memiliki tidak jadi persoalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026