/
Rabu, 26 April 2023 | 00:10 WIB
Inilah tampang tiga pemuda mabuk yang mengeroyok Anggota Polisi hingga lebam di mata kirinya.(Foto: Istimewa)

SUARA GARUT - Tiga pemuda mabuk yang berani mengeroyok Polisi di Objek Wisata Santolo akhirnya dibekuk dan digelandang ke Mapolsek Cikelet.

Tiga pemuda yang berada dalam pengaruh minuman keras tersebut nampak tak berdaya setelah diringkus Polisi.

Padahal sebelumnya, ketiganya nampak begitu beringas hingga berani mengeroyok Anggota Sat Polairud Polres Garut hingga lebam di bagian mata kirinya.

Diberitakan sebelumnya, aksi premanisme kembali terjadi di Santolo Garut. Kali ini Polisi yang jadi korbannya.

Mata sebelah kiri Anggota Sat Polairud Polres Garut dikeroyok tiga pemuda mabuk di objek wisata Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Anggota Polisi yang dianiaya tiga preman mabuk tersebut diketahui bernama Brigadir RA (28).

Aksi pengeroyokan tersebut bermula saat Brigadir RA melakukan pengamanan terhadap tiga pemuda mabuk yang membuat keributan di objek wisata Santolo.

"Jadi awalnya anggota yang bertugas bermaksud mengamankan tiga pelaku yang membuat onar. Namun mereka malah melawan dan mengeroyok korban," kata Kepala Polsek Cikelet Iptu Usep Heryaman, Selasa (25/4/2023).

Akibat pengeroyokan itu, kata Usep, Brigadir RA mengalami luka lebam dibagian mata kirinya akibat pukulan dari para pelaku.

Baca Juga: Link Live Streaming Girona vs Real Madrid, Liga Spanyol Segera Berlangsung

Menurut Kapolsek, kini ketiga pelaku yang diketahui berinisial AA (19), RE (21) dan DL (28) telah berhasil ditangkap dan diamankan di Mapolsek Cikelet.

"Peristiwa keributan terjadi sekira pukul 18.15 WIB saat korban mengamankan keributan," katanya.

Saat ini, kata Usep, pihaknya sedang mengintrogasi tiga pelaku guna dimintai keterangan terkait motifnya menganiaya Anggota Polisi yang sedang bertugas.(*)

Load More