SUARA GARUT - Perkembangan politik tanah air semakin ramai dan dinamis, terlebih setelah PDI-P resmi mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024-2029.
Sebelumnya, Partai Nasdem telah lebih dulu mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Namun, indikasi menggagalkan Anies terus dilakukan oleh lawan-lawan politiknya dalam berbagai gerakan operasi senyap.
Hal tersebut diungkapkan oleh sosiolog asal Sulteng yaitu Dr. Musni Umar. Ph.D dari Musni Umar Research & Consulting dalam unggahan videonya di beranda twitternya @musniumar yang berdurasi 7.43 detik.
Menurut Musni, ada dua skenario besar yang tengah dimainkan untuk menjegal Anies. Pertama adalah menggunakan instrumen hukum terhadap kasus yang diada-adakan yaitu Formula E .
" Ini adalah masalah serius yang harus menjadi perhatian, karena ini kasus politik," ujarnya.
Yang kedua, menurut eks rektor Universitas Ibnu Chaldun itu adalah mengambil kepemimpinan partai demokrat dari AHY kepada kubu Moeldoko.
Sebagaimana kita tahu,Partai Demokrat di bawah AHY sudah mendukung Anies sebagai Cawapres bersama Nasdem dan PKS.
Jika kubu Moeldoko berhasil mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat di bawah AHY, melalui intervensi PK dan diterima, maka dipastikan Anies akan gagal menjadi Capres 2024 karena tidak mencukupi syarat presidential threshold.
Jika kedua skenario tersebut gagal, dan Anies tetap menjadi Cawapres maka dibuat lagi skenario untuk menggagalkan Anies agar tidak menjadi Cawapres 2024.
Baca Juga: Heboh, Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Tiang Steher Tepian Sungai Kapuas Kubu Raya
Musni memaparkan dua skenario lagi, yaitu mengait PPP yang sebenarnya menurutnya, suara PPP di bawa Soeharso Monoarva adalah condong kepada Anies, maka di buatlah skenario rakernas dan ditetapkanlah Plt dan menurut Musni ini adalah orang dari istana.
Apabila PPP mendukung pencalonan Capres dari PDIP saja tidak cukup. Harus ada Cawapres dari PPP yang diusung untuk memecah suara Anies, maka diduga Sandiaga Uno lah yang tepat.
"Karena suara Sandi sebenarnya adalah suara Anies pada pemilihan gubernur 2017. Maka jika ini berhasil, suara Anies akan terpecah dan dialihkan kepada suara Capres PDI-P yaity Ganjar Pranowo," ujar Musni melanjutkan analisanya.
Skenario selanjutnya menurutnya adalah soal Prabowo. Kita tahu bahwa sebelumnya suara Prabowo banyak didukung oleh ulama dan muslim.
Pemilih Prabowo yang telah bermigrasi menjadi pendukung Anies ingin juga dipecah. Maka Prabowo juga diusung untuk menjadi Calon Presiden.
Jika dilihat dari permainan belakangan ini yang ingin mendampingi Prabowo adalah Airlangga Hartarto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'