SUARA GARUT - Pebisnis sekaligus presenter kondang, Helmy Yahya menyarankan agar jangan pernah berbisnis dengan orang yang tidak punya modal.
Dilansir dari youtube Helmy Yahya Bicara, berpesan jangan pernah berkolaborasi atau jangan membuat perusahaan membuat badan usaha dengan orang yang tidak mempunyai apa-apa yang tidak menyetorkan apa-apa.
"Tidak ada yang tulus di dunia ini. Ya betul, ini sebenarnya pernah saya ceritakan ya di buku saya bisnis primbon," katanya dilansir garut.suara.com Selasa (2/5/2023).
Menurutnya, orang yang tidak punya modal, tidak punya skil, tidak punya network lalu dikasi saham biasanya mereka tidak akan tanggung jawab.
"Jadi kadang-kadang itu, kita kalau lagi mau bikin bisnis ngumpul-ngumpul di situ ada orang yang sebenarnya kita nggak perlukan. Duit dia nggak punya modal, nggak punya skill, nggak punya goodwill, gak punya Network, tetapi karena dia ada di situ kita ajak tuh kita kasih 5% ya," ucapnya.
"Kita pikir itu baik, jadi orang yang tidak menyetorkan apa-apa itu biasanya nggak punya Tanggung jawab. Tuh percaya sama saya," katanya.
Helmi menceritakan dirinya pernah tertipu hingga 3 miliar rupiah awal tahun 2000. Saat itu dirinya ditawari bisnis batubara di Banjarmasin.
"Saya tergoda juga saya pernah tergoda nambang batubara di Banjarmasin rugi sampai 3M zaman dulu tahun 2000 awal kalau sekarang udah berapa," bebernya.
Celakanya, kata Helmi, dalam bisnis di mana dia tidak invest sama sekali.
"Tidak invest sama sekali dia digaji saya pikir lama-lama eh kita tidak ada itu tanggung jawab juga," ujarnya.
Baca Juga: Dituduh Jadi Selingkuhan Virgoun, Tenri Anisa Bongkar Kejanggalan Bukti yang Dibeberkan Inara Rusli
Sejak itulah, kata Helmi dirinya tidak mau lagi kerjasama dengan orangyang tak bermodal karena biasanya tidak ada tanggung jawab.
"Sejak itu saya tiap kali diminta untuk seperti itu udah nggak mau. Jadi kalau ada orang ya cuman modal proyek modal inilah, modal kenal sama orang dalam lah, modal ide bisnis lah kalau bisa ini saran saya suruh dia invest sedikit aja dulu nyetor. Biar ada tanggung jawab besar kecil itu nomor 2 biar ada tanggung jawab saja," tandasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak