SUARA GARUT - Sekitar tahun 1957 terdapat sebuah penelitian di Brazil yang menciptakan spesies lebah baru.
Lebah ini diberi nama Africanized Honey Bee atau Lebah Madu Afrikanisasi.
Ukuran lebah ini tergolong kecil, namun bisa memproduksi lebih banyak madu dari spesies lain.
Lebah Madu Afrikanisasi memiliki mekanisme pertahanan yang luar biasa ekstrim.
Koloninya sangat agresif dan bisa menyerang meski dipicu oleh suara bising.
Lebah pada umumnya hanya akan mengirimkan 10 persen koloni untuk menyerang.
Lebah Madu Afrikanisasi dapat mengirimkan seluruh anggota koloninya untuk menyerang siapa pun yang mengganggu.
Satu koloni lebah bisa mencapai 15.000 ekor.
Manusia normal diperkirakan akan mati jika mencapai dosis 1.300 sengatan.
Baca Juga: Pro Kontra Jokowi Temui 6 Ketum Parpol di Istana, Kental Politik Praktis?
Lebah-lebah ini tidak sengaja terlepas dari laboratorium, hingga menyebar kepenjuru benua Amerika.
Tercatat selama 60 tahun terakhir mereka telah menewaskan lebih dari seribu orang.
Lebah Madu Afrikanisasi dijuluki sebagai lebah pembunuh atau Killer Bee. (*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?