/
Sabtu, 13 Mei 2023 | 09:30 WIB
dr Richard Lee Mars membeberkan 5 produk skincare abal-abal yang paling laris di pasaran.(Foto: Youtube dr Richard Lee)

SUARA GARUT - Skincare abal-abal saat ini semakin merajalela di pasaran, hal ini tentu harus diwaspadai wanita-wanita di Indonesia.

Efek samping dari krim yang mengandung mercury dan hidoquinone sangat membayakan bagi tubuh.

Tubuh yang terpapar krim abal-abal dalam jangka waktu lama akan mengakibatkan kerusakan jaringan kulit, saraf, otak, pembuluh darah, hingga gagal ginjal.

Berikut deretan krim abal-abal yang tidak aman digunakan menurut dr. Richard lee, MARS:


1. Klinskin
Satu paket Klinskin dibandrol dengan harga Rp.60.000, sudah mendapatkan krim pagi, krim malam dan facial soap harga yang sangat terjangkau.

Dari hasil lab dokter Richard lee, MARS, krim malam Klinskin terbukti mengandung mercury dan hydroquinone.

 Krim pagi dan krim malam Klinskin tidak terdaftar di BPOM. Hati-hati karena di dalam kemasan Klinskin ini mencantumkan daftar BPOM. Dari produk Klinskin hanya sabun acne, handbody, beauty soap yang terdaftar di BPOM.


2. WDC
Krim WDC ini sangat banyak peminat di tokopedia dan Shopee karena harganya yang murah Rp.40.000 sudah mendapat krim malam, toner, dan facial wash. Krim malam WDC mengandung Hydroquinone (+) 4,3%.


3. Rose
Rose salah satu krim terlaris di Shopee karena harganya yang murah meriah, krim Rose di hargai Rp.6.250, krim Rose tidak terdaftar di BPOM dan terbukti mengandung mercury sebesar 0,5%. 

Baca Juga: 3 Zodiak Paling Posesif yang Suka Memegang Kendali Hubungan, Taurus Teratas


4. Collagen Plus 

Collagen Plus terbukti tidak terdaftar di BPOM, dan mengandung mercury sebesar 2,8%. Krim ini banyak di jumpai diecomerce-ecomerce karena harganha yang murah hanya berkisar Rp. 8.500.


5. LC Beauty
Kemasan krim LC Beauty ini sekilas mirip dengan krim HN, LC Beauty banyak beredar dipasaran dengan harga Rp. 80.000-100.000, LC Beauty ini tidak terdaftar di BPOM dan mengandung mercury sebesar 0,5%. 

Itulah sederet krim abal-abal yang patut untuk dihindari wanita-wanita di Indonesia.(*)

Editor: Farhan

Load More