SUARA GARUT - Persib memang jadi salah satu klub besar di Indonesia. Namun nama besar klub asal Bandung itu tampaknya kurang cocok bagi mutiara Papua.
Sederet bintang asal Papua era 2000an hingga kini sudah pernah berseragam Persib. Namun nyatanya, nama besar Persib seperti jadi kutukan bagi talenta pemain Papua.
Para pemain Papua yang sebelumnya moncer bermain di klub lain, ketika tiba di Persib kerap sulit menampilkan performa terbaiknya.
Contoh yang terbaru yakni David Rumakiek yang kontraknya diakhiri Persib pada 24 Mei 2023.
Selama berseragam Persib, David Rumakiek baru bermain tiga kali. Yakni dua kali di Piala Presiden 2022 dan satu kali sepanjang Liga 1 2022/2023.
Padahal saat memperkuat Persipura, pemain berusia 23 tahun itu bisa bermain selama 31 kali. Persib melepas David karena mengalami cedera panjang di musim lalu.
Sebelum David Rumakiek, pemain asal Papua yang sempat membela Persib yakni Alexander Pulalo.
Pada 2003, Alexander Pulalo membuat kejutan karena pindah ke Persib yang merupakan tim rival berat klub yang dibela olehnya musim sebelumnya, Persija.
Bobotoh kerap mengelukan namanya di stadion ketika ia bermain. Namun Pulalo hanya betah semusim di Persib dan tak mampu memberi gelar.
Baca Juga: Sungchan dan Shotaro Resmi Hengkang dari NCT
Ia memutuskan pindah ke Arema musim berikutnya dan malah membantu Singo Edan meraih gelar Piala Indonesia dua tahun berturut-turut pada 2005 dan 2006.
Ada juga nama lain seperti David Laly, Yanto Basna, dan Patrich Wanggai. Ketiga nama itu juga mengalami penurunan performa saat berseragama Persib.
Kini tinggal tersisa satu talenta Papua di Persib yakni Ricky Kambuaya. Pemain Timnas itu jadi masih jadi andalan persib. Bahkan di musim lalu, Ricky tercatat bermain di 22 pertandingan dan telah memberikan tiga assist.
Meski begitu, Ricky Kambuaya juga kerap dikritik Bobotoh karena dinilai bermain kurang maksimal. Performanya dinilai lebih baik saat dirinya membela Persebaya.(*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi