SUARA GARUT - Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah di gedung Nusantara II Senayan Jakarta, pada Rabu, (24/05/2023).
RDP bersama pemerintah tersebut menghadirkan Kemendikbudristek, KemenpanRB, Kemenkeu, dan Kmendagri.
Akan tetapi Menteri yang hadir dalam RDP tersebut hanya Kemendikbudristek, Menteri Nadim Makarim, tiga menteri lainya berhalangan hadir.
Meski begitu, politisi PDI Perjuangan Rano Karno sekaligus anggota Komisi X DPR Ri menyayangkan atas ketidak hadiranya Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Menurut Rano Karno, RDP yang membahas penyelesaian guru PPPK 2021-2023 tersebut yang paling penting adalah terkait kepastian masalah anggaran.
Banyak daerah yang enggan mengusulkan formasi guru PPPK, karena kekhawatiran soal anggaran, meski sebenarnya telah terbit PMK nomor 212/PMK.07 Tahun 2022.
Akan tetapi tanpa kehadiran Menteri Keuangan secara langsung dalam RDP, dinilai Rano Karno, seolah dianggap komisi X tidak penting.
"Barangkali tidak menjadi kecewa kalau kementerian Keuangan hadir, agar kita paham bagaimana posisi X ini, mudah-mudahan kami tidak dianggap tidak penting," kata Rano Karno dalam RDP.
Padahal menurut pemeran sodoel dalam Sinetron si doel anak sekolahan itu, inti dari pembahasan RDP permasalahan guru PPPK adalah terkait anggaran.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Cafe Favorit di Bali, Sajikan Menu Nikmat di Lidah
Dia menyayangkan RDP sepenting ini, tidak satupun dari Kemenkeu yang hadir, padahal ini menyangkut gaji dan tunjangan guru PPPK ditahun 2024.
"Apa yang mau di rakerkan ini ujung-ujungnya angka, kekuatan ekonomi itu ada dimana, jadi barangkali kita yang ada disini saling menoleh, bagaimana kita menyikapi," kata Rano Karno.
Meski begitu kata Legislator Dapil Banten III ini, dia mengapresiasi kinerja Mendikbudristek, yang sudah bekerja keras dan berani menyusun rumusan dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada guru PPPK daerah. (*)
Berita Terkait
-
Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah Mendesak Mendikbudristek Soal Kebutuhan Guru PPPK di Dapil, Kader Muda Golkar Dadan Wildan Bilang Ini
-
Sri Mulyani-JK Selfie Bareng Usai Kritik Bayar Utang Rp1.000 Triliun/Tahun
-
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi Minta Permasalahan Guru PPPK Diambil Alih Pemerintah Pusat, Ini Sebabnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar