Jadi tolong dijaga nama baik RSUD sambung Budy, sekali bikin salah tetap nama instansi dan pemimpin yang terkena dampak, bukan nama individu, imbuhnya.
Sementara itu untuk biaya rawat selanjutnya sudah ditanggung oleh BPJS, pihak keluarga pasien hanya tinggal memikirkan biaya rawat dua hari tersebut.
“Untuk menyikapi hal ini saya berbicara mewakili masyarakat kabupaten Garut, jelas Regulasinya Permendagri 18 thn 2018. DPD LPM itu bukan kader tapi memfasilitasi antara masyarakat dengan intansi termasuk RSUD,” katanya.
Iwan Sutiawan keluarga pasien Celsi berharap petugas tersebut, dapat memberikan toleransi, selagi pihaknya tengah berusaha mencari uang untuk menutupi sisanya.
Adapun sisa tunggakan delapan ratus ribu rupiah pasti akan dibayarkan.
Oleh karena itu dia berharap uang satu juta rupiah itu diterima dulu.
Namun Iwan Sutiawan sangat kecewa karena petugas berinisial S itu bersikeras harus dilunasi segera.
“Iya saya sebagai keluarga pasien Celsi saya cari uang pinjaman dari jam 20.00 WIB sampai jam 22.00 WIB udah dapat uang 1.000.000 muter-muter hasil pinjaman tidak diterima oleh pihak rumah sakit tidak bisa dengan alasan harus ada KTP setelah KTP ada tidak juga diterima oleh petugas yang bernama ibu S,” kata Iwan.
Dengan demikian Budy Ocong minta Bupati dan Wakil Bupati Garut Serta Sekretaris Daerah Segera Evaluasi manajemen RSUD dr.Slamet, Sebagai mana yang telah di janjiikan oleh Wakil Bupati dr.Hemi Budiman waktu itu.(*)
Baca Juga: 5 Fakta Mengerikan Sonny Bunuh Hotimah: Akting Ikut Tahlilan Usai Gorok Leher Korban
Berita Terkait
-
Luluskan 392 Siswa, Sebagian Besar Alumni SMAN 15 Garut Memilih untuk Bekerja Ketimbang Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi
-
Wagub Jabar Tegaskan Segera Eksekusi Lahan Pemprov Yang Diserobot AJ di SMAN 2 Garut
-
Enjang Tedi Laporkan Penyerobotan Lahan Milik Pemprov di SMAN 2 Garut ke Wagub Jabar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring