SUARA GARUT - Pertalit, atau Persatuan Ajengan Alit Kabupaten Garut menggelar acara yaitu Sholawat Nariyah, dengan melibatkan 99 Ajengan Kampung dengan membaca sholawat sebanyak 4.444 kali di Pondok Pesantren Al Hidayah 3, Bayongbong, Kamis (01/06/2023).
Dalam rangkaian acara itu, dilaksanakan doa bersama untuk H. Saeful Huda, calon gubernur Jawa Barat, dan Gus Muhaimin, kandidat presiden dari PKB.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut ketua Garda Bangsa Jawa Barat, Heri Kurniawan dan ketua Garda Bangsa Garut, Luqi Sa'dillah.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Tanfidz Pertalit, Ajengan Asep Wawan menekankan peran penting dan tanggung jawab besar para ajengan alit dalam membina masyarakat.
"Selain menanamkan akhlak yang mulia pada umat, ajengan alit mempunyai tanggungjawab untuk mencerahkan masyarakat dalam memilih pemimpin sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad, yaitu adil, amanah, dan jujur," kata Ajengan Asep dikutip garut.suara.com
Dalam kesempatan itu, Ajengan Asep menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan untuk mendukung Gus Muhaimin sebagai calon presiden atau wakil presiden dan H. Saeful Huda sebagai calon Gubernur Jawa Barat.
"Kami dibarisan Pertalit, tentunya akan memberikan dukungan penuh bagi Gus Muhaimin, Kang Huda dan sudah tentu calon legislatif dari PKB karena PKB didirikan oleh para guru dan ulama kami yang terhormat," Katanya.
Sebagai simbol dukungan, Pertalit memberikan sorban kepada Luqi Sa'dilah, Ketua Garda Bangsa Kabupaten Garut, sekaligu menitipkan putra-putri mereka untuk dididik oleh Garda Bangsa dengan tujuan menjadikannya kader ideologis PKB dan pemimpin masa depan.
Luqi menekankan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh Pertalit kepada Garda Bangsa membawa tanggung jawab dunia dan akhirat.
"Garda Bangsa, sesuai mandat partai, berkomitmen untuk mempersiapkan generasi berikutnya dalam melanjutkan perjuangan partai yang lahir dari rahim NU," Katanya.
Sementara itu, Heri Kurniawan, Ketua Garda Bangsa Jawa Barat, menyambut baik gerakan Sholawat Nariyyah yang diinisiasi oleh Pertalit dan Garda Bangsa di Garut.
"Gerakan akar rumput ini merupakan inti dari pelestarian tradisi dan harus menjadi simbol citra diri, kader Garda Bangsa harus aktif berinteraksi dengan Ajengan di pelosok desa, meminta doa dan berkah mereka, serta melibatkan anak-anak mereka untuk memperkuat PKB melalui Garda Bangsa," Ujarnya.
Dengan begitu, sambung Heri, Ia pun meyakini sepenuhnya bahwa Gus Muhaimin dan Kang Huda akan meraih kemenangan dalam pemilu 2024. (*)
Editor: SENO
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sepatu Lari Merek Apa yang Paling Populer di Indonesia?
-
Siap-siap! 92 Juta Pekerjaan Bakal Hilang, Kemdiktisaintek Minta Kampus Segera Berubah
-
Survei: Meski Pagi Terasa Hectic, 7 dari 10 Ibu Tetap Menyiapkan Bekal untuk Anak
-
Bagaimana Cara Memilih Perhiasan Sesuai Zodiak Taurus?
-
Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran
-
Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!
-
3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli
-
3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai