Meski ada moratorium, serangan abuse masih terjadi. Menurut sumber IndonesiaLeaks, di Indonesia diduga ada dua tokoh yang disebut-sebut menjadi target abuse serangan pegasus, yakni Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto.
"Itu kan harusnya nggak boleh, kalau sadapkan harus law enforcement," tuturnya.
Law enforcement merujuk pada tindakan hukum legal yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Pada pasal 40 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 UU Telekomunikasi disebutkan, setiap manusia dilarang keras melakukan aktivitas penyadapan yang kemudian disalurkan dalam bentuk apapun.
Larangan abuse dan penyadapan juga diatur dalam Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Bahkan, regulasi tersebut menekankan pihak yang boleh melakukan penyadapan dalam rangka penegakan hukum.
Tim kemudian mencoba melakukan konfirmasi kepada juru bicara Airlangga Hartarto, Alia Karenina. Namun, ia mengaku tidak mengetahui handphone yang menjadi target, sebab telepon yang dipakai Airlangga banyak.
"Kami tidak tahu HP yang mana yang kena. Kami belum melakukan pemeriksaan," katanya kepada IndonesiaLeaks.
Penggunaan Pegasus sebenarnya bukan hal yang baru di Indonesia, dua informan IndonesiaLeaks mengungkap indikasi penggunaan alat sadap dalam kontestasi politik nasional pada Pemilu 2019 silam.
Informan tersebut bahkan merujuk pada nama Sakti Wahyu Trenggono yang disebut memiliki peran sentral dalam menggunakan alat sadap pada saat gelaran politik lima tahunan itu.
Sebelum menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, sosok Sakti Wahyu Trenggono tercatat sebagai Bendahara Tim Kampanye Nasional atau TKN Jokowi-Ma'ruf Amin. Pengusaha di bidang telekomunikasi dan kerap dijuluki "Raja Menara" ini diduga memiliki ruangan khusus di rumahnya, ada yang menyebut ruangan bawah tanah, untuk memenangkan Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2024.
Baca Juga: Jokowi Sudah Minta Mahfud MD Tangani Masalah Utang Jusuf Hamka Sejak 2022
Bahkan menurut dua sumber yang tahu keberadaan lokasi ruangan itu menyebut secara spesifik, jika alat yang digunakan berasal dari Israel. Bahkan seorang mantan pejabat pada periode pertama Jokowi mendapat informasi, jika alat tersebut adalah Pegasus. Alat yang dimiliki Trenggono itu diduga bisa masuk ke grup-grup WhatsApp lawan politik Jokowi.
Saat diminta konfirmasi mengenai informasi tersebut, Trenggono memilih menolak berkomentar tim Indonesia Leaks usai memberikan keterangan resmi terkait kebijakan ekspor pasir laut di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Rabu (31/5/2023).
Bahkan, sejumlah penjaga dan petugas keamanan Trenggono menghalang-halangi hingga main fisik saat tim Indonesia Leaks ingin memastikan kabar kepemilikan alat sadap itu.
Meski begitu, tidak diketahui dengan pasti asal-usul alat yang ditengarai dimiliki oleh Trenggono bisa sampai ke Indonesia. Pasalnya, dalam beberapa kali pengecekan data-data importasi seperti nama barang hingga perusahaan pengimpor barang tidak tercatat di otoritas kepabeanan. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Kata-kata Tajam di Patung Mesra Trump-Epstein: Persahabatan yang Dibangun dari Pesta Liar
-
Bersenandung dengan Puisi di Buku Syair-Syair Cinta Karya Kahlil Gibran
-
Tak Seperti Kamu
-
Resep Butterscotch Sea Salt Latte Ala Fore Coffee, Ternyata Buatan Vidi Aldiano
-
Nyepi 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersamanya
-
Sah! Pemerintah Tarik Kewenangan Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Pusat
-
KPK Endus Aliran Uang Berjenjang ke Pemuda Pancasila di Kasus Tambang Rita Widyasari
-
Mau Liburan Naik KRL? Hindari Tiga Stasiun Ini di Hari Kedua Lebaran Agar Tidak Terjebak Antrean
-
10 Kue Khas Lebaran yang Paling Diburu saat Hari Raya, Mana Favoritmu?
-
28 Akses Tol dan Jalan Utama Ini Terapkan Ganjil Genap, Awas Kena Tilang Jelang Lebaran