SUARA GARUT - Salah satu tradisi yang lazim dilakukan dalam perayaan Idul Adha adalah menyembelih hewan kurban, seperti sapi, kambing, atau domba.
Setelah hewan kurban disembelih, dagingnya biasanya diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Salah satu olahan daging kurban yang terkenal adalah sate maranggi.
Dengan cita rasa yang khas dan mudah diolah, sate maranggi menjadi pilihan yang populer untuk hidangan di hari Idul Adha.
Berikut ini adalah resep sate maranggi rumahan yang bisa dicoba:
Bahan-bahan:
- 500 gram daging sapi, potong kotak kecil
- 3 sendok makan kecap manis
- 2 sendok makan air asam jawa
- 2 sendok makan minyak goreng
- 2 sendok makan gula merah, parut
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh merica bubuk
- 10 batang bambu tusuk sate, rendam dalam air
Bahan Bumbu Halus:
- 6 siung bawang putih
- 4 butir kemiri, sangrai
- 2 ruas jahe
- 2 ruas lengkuas
- 2 batang serai, ambil bagian putihnya
- 1 sendok teh ketumbar, sangrai
Cara Membuat:
1. Siapkan blender atau food processor untuk menghaluskan bumbu halus. Masukkan semua bahan bumbu halus ke dalam blender dan haluskan hingga membentuk pasta halus.
2. Panaskan minyak goreng dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
3. Tambahkan kecap manis, air asam jawa, gula merah, garam, dan merica bubuk ke dalam tumisan bumbu halus. Aduk rata hingga gula merah larut dan bumbu tercampur dengan baik.
4. Masukkan potongan daging sapi ke dalam bumbu, aduk hingga rata. Diamkan selama minimal 1 jam agar bumbu meresap ke dalam daging.
5. Tusuk potongan daging sapi yang telah dibumbui ke dalam bambu tusuk sate yang telah direndam dalam air. Lakukan hingga semua daging habis ditusuk.
6. Siapkan panggangan atau grill pan, panaskan dengan api sedang. Panggang sate maranggi di atas panggangan sambil sesekali diolesi dengan sisa bumbu, hingga matang dan berwarna kecokelatan. 7. Pastikan sate matang secara merata namun tetap lembut dan juicy.
8. Angkat sate maranggi dari panggangan dan sajikan dengan nasi hangat, bumbu kacang, irisan bawang merah, dan kerupuk sebagai pelengkap.
Baca Juga: Prof Emil Salim Tolak Penghargaan Climate Hero Award, Alasannya?
Sate maranggi siap untuk dinikmati sebagai hidangan utama di hari Idul Adha. Rasanya yang gurih, manis, dan sedikit pedas akan memanjakan lidah dan menghangatkan suasana berkumpul bersama keluarga dan sahabat tercinta. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan