SUARA GARUT - Ahmad Dhani mengatakan jika dirinya pernah menjadi sasaran pembunuhan.
Menurut Ahmad Dhani, kejadian itu berlangsung pada tahun 2003 silam saat dirinya membela manajer yang sedang bermasalah.
Hal tersebut diungkapkan Ahmad Dhani dalam sebuah video 'HAMPIR DI BUNUH THN 2003, AHMAD DHANI NOT HOAX' yang tayang dalam kanal Youtube Deddy Corbuzier.
Ahmad Dhani mengatakan, saat itu manajernya dipukuli oleh seseorang dan ia membelanya dengan lapor ke polisi.
Namun, atas peristiwa tersebut, Ahmad Dhani justru menjadi target pembunuhan dengan cara ditembak.
"Tahun 2003, manajer gue pernah dipukulin sama orang. Di situ gue nggak bisa nggak take a side karena manajer gue ini badannya lebih kecil ko dipukulin sama orang yang badannya lebih gede. Gara-gara itu akhirnya gua terlibat sama masalah manajer gua gitu," kata Ahmad Dhani.
Berniat membela manajernya, Ahmad Dhani akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak polisi. Akhirnya orang yang memukuli manajernya masuk penjara.
Saat itulah momen Dhani menjadi target pembunuhan, karena orang yang memukuli manajernya ternyata tangan kanan salah satu bos.
"Gara-gara dia (pelaku pemukulan manajernya) masuk penjara, dia hire orang untuk bener-bener literally bunuh gue. Bayangin aja cuma gara-gara belain manajer gue ini, serius," sambung Dhani.
Baca Juga: Kelicikan Andhi Pramono: 10 Tahun Jadi Broker, Sembunyikan Uang Haram di Rekening Mertua
Untungnya, orang yang akan membunuh Ahmad Dhani malah menjadi teman pentolan band Dewa 19 tersebut.
"Yang mau nembak gue, akhirnya sekarang jadi temen gue, jadi anak buah gue lah yang mau nembak gue itu," papar Dhani.(*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Ibu Niko Al Hakim Diduga Sindir Rachel Vennya, Singgung Cucu hingga Penjualan Rumah
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Meromantisasi Sabar Tanpa Batas Adalah Cara Halus Membuat Ibu Depresi
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah