SUARA GARUT - Aksi premanisme di Kabupaten Garut makin menggila, kali ini korbannya seorang perempuan.
Aksi ini dilakukan di jalanan dengan mengancam korbannya dengan mengacungkan golok dan senjata api (senpi).
Tidak hanya itu, pelaku tindak premanisme ini juga merampas barang yang dibawa oleh korbannya.
Aksi premanisme jalanan ini, terjadi di kawasan Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Video aksi preman jalanan ini terekam video warga dan beredar di media sosial perpesanan.
Video aksi preman yang merampas tas seorang perempuan itu berdurasi 1 menit 23 detik.
Dalam video nampak seorang pria mengenakan jaket hitam dan kaca mata hitam mengacungkan golok ke arah perempuan.
Pelaku meminta jatah terhadap korbannya dengan mengacungkan golok dan senjata api.
Korban yang merupakan seorang perempuan berulang kali memohon ampun kepada pelaku namun tidak dihiraukannya.
Baca Juga: 4 Trik Mudah Mengusir Rasa Kesepian, Coba Tekuni Hobi atau Pelihara Hewan
Korban semakin ketakutan saat pelaku mencabut pistol dan ditodongkan ke arah korban.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Banjarwangi, IPTU Amirudin Latif. Menurutnya peristiwa itu terjadi pada Rabu(12/7/2023).
"Lokasi kejadian ada di Kampung Cikoleang, Desa Dangiang," katanya.
Aksi pengancaman tersebut terjadi pada seorang perempuan yang diancam dengan menggunakan golok dan pistol jenis air soft gun.
Pelaku pun, kata Amirudin, berhasil merampas tas milik korbannya.
"Setelah melakukan identifikasi dan diketahui pelakunya, kita langsung bergerak menangkap pelaku," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026