SUARA GARUT - Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Pendidikan (Dirjen GTK) akhirnya menyetujui masa periode Perjanjian Kerja (PK) PPPK diubah.
Keseriusan Dirjen GTK tersebut, dibuktikan dengan telah melayangkan surat permohonan perpanjangan kerja kepada Kementerian PAN RB, pada Selasa, (4/07/2023) yang lalu.
Surat permohonan perpanjangan kontrak kerja hingga mencapai Batas Usia pensiun (BUP) itu, langsung ditandatangani Prof. Nunuk Suryani.
Prof Nunuk Suryani belakangan sempat mengajukan penghapusan masa perjanjian kerja PPPK menjadi mencapai BUP tersebut dihadapan peserta rapat kerja Komisi X DPR RI.
Menurut Prof Nunuk Suryani, sejauh ini masa hubungan kerja PPPK paling singkat 1 tahun, dan paling lama 5 tahun.
Dengan adanya batasan masa perjanjian kerja seperti itu, kata Prof Nunuk berpotensi menimbulkan sistem rekrutmen Guru ASN PPPK yang berulang.
Oleh sebab itu, Prof Nunuk meminta Kemenpan RB, agar masa kontrak hubungan kerja PPPK secara otomatis dapat diperpanjang hingga BUP, atau sampai usia 60 tahun.
Namun menurut Dirjen GTK, ada syarat yang harus dipenuhi guru ASN PPPK tersebut.
Prof. Nunuk Suryani menyebutkan, selama dibutuhkan oleh instansinya, serta tidak tersangkut kasus hukum.
Baca Juga: Tuai Pro Kontra! Wali Kota Medan Bobby Nasution Minta Begal Ditembak Mati
"Sistem perpanjangan ini diharapkan dapat mengefesienkan proses rekrutmen Guru ASN PPPK," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
5 Clay Mask Mugwort Lokal untuk Wajah Lebih Bersih, Tenang, dan Bebas Kilap
-
Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998
-
Promo JSM Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Minuman hingga Kebutuhan Dapur, Belanja Makin Hemat!
-
Of Love and Other Demons: Kritik Tajam terhadap Takhayul dan Prasangka
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN