SUARA GARUT - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Nurdin Yana, berbeda pendapat dengan Wakil Bupati dalam menanggapi adanya permintaan bantuan materi untuk kegiatan lomba karaoke oleh pihak Kelurahan.
Sekda mengatakan, syah saja instansi pemerintah meminta bantuan materi kepada pengusaha, asalkan dilakukan terhadap agnia dan tidak memaksa.
Sedangkan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman memandang tidak pantas, karena bukan untuk kegiatan sosial.
"Yang tidak boleh itu dilakukan dengan cara memaksa, dan lurah juga harus tahu persis mana yang bisa dideketin," katanya
Menurutnya, boleh itu, karena untuk kegiatan perayaan kegiatan Agustusan tida ada pembiayaan dengan Kodrek (kode rekening) tertentu.
"Begini konteksnya, kalau lurah bisa berdiri sendiri, itu yang lebih baik kalaupun berkomunikasi dengan masyarakat, saya kira syah syah saja," katanya
Ia mencontohkan, ketika dirinya menjadi camat banyak menerima sumbangan yang sifatnya sukarela.
"Setiap saya jadi camat di beberapa daerah, saya banyak membangun yang konotasi bukan biaya pribadi, banyak tokoh yang datang memberikan sumbangan. Nah pola pola seperti ini yang harus dilakukan para camat atau lurah biar biar lebih elok," katanya.
Catatan lain yang ditekankan oleh Sekda, sumbangan yang diberikan oleh masyarakat tersebut, harus berefek pada kepuasan masyarakat, alias masyarakat turut merasakan manfaat dari kegiatan yang diselenggarakan oleh unsur pemerintahan tersebut. (*)
Baca Juga: 4 Tim Masuk Semi Final Piala Soeratin Zona Kota Garut, Berebut 3 Tiket ke Tingkat Kabupaten
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR
-
Review Film Crocodile Tears: Kritik Sosial atas Dinamika Keluarga Indonesia
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik
-
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Vanessa Nabila Go Public, Lari hingga Hadiri Acara Bareng
-
Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal
-
LCC MPR RI Butuh VAR? Warganet Usul Teknologi untuk Hindari Kecurangan Juri
-
Aldi Taher Pamer Chat dengan AHY, Isi Percakapan Jadi Sorotan
-
LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis
-
Hindari Saham-saham Ini Jelang Rebalancing MSCI