SUARA GARUT - Gelaran kompetisi resmi sepakbola Piala Soerati U 15 yang diselenggarakan Askab PSSI Garut, Jawa Barat sudah memasuki semi final yang akan berebut 3 tiket untuk lolos ke final antar zona.
Ini lah 4 yang lolos dari babak penyisihan grup menuju ke semi final, yakni Putra Pemda, Pamong Praja, Hafidz dan Uniga.
Di semi final yang akan dimainkan Rabu 25 Juli 2023, akan bertemu Putra Pemda vs Pamong Praja (PP) dan Hafidz vs Uniga.
Pertandingan yang sangat menarik dan menegangkan terjadi pada mach ke 8 babak penentuan antara Pamong Praja vs Yasiga.
Dua tim yang tergabung di Grup D bersama Persikopa itu, sudah diperkirakan sebelumnya, yang akan lolos ke babak semi final.
Di pertandingan penentuan kedua tim terlihat sama sama siap. Namun PP lebih diuntungkan dengan menang selisih gol setelah mengalahkan Persikopa 4-1, sedang Yasiga hanya menang 2-0 terhadap Persikopa.
Pada pertandingan penentuan juara Grup D, Selasa sore, 25 Juli 2023 di Lapang SOR Kerkhof itu, PP cukup bermain imbang untuk bisa lolos semi final. Sedang Yaaiga wajib menang atas PP.
Sejak kick off babak pertama, keduanya langsung terlibat saling serang dengan permainan tempo tinggi, namun pemain dari kedua tim tetap tenang. Sehingga pertandingan enak ditonton.
Anak anak PP yang secara pisik lebih kecil dan pendek dari rata rata pemain Yasiga, itu terlihat memiliki kecepatan, sehingga bisa mengimbangi permainan Yasiga.
Baca Juga: Guru PPPK Diberikan Gaji Istimewa Diluar KGB, Begini Syaratnya
PP membuka kemenangan pada menit ke 12 babak pertama, dicetak Panji, menyusul terjadi kemelut di kotak penalti Yasiga. Skor 1-0 untuk PP bertahan hinga jeda istirahat.
Memasuki babak kedua suhu permainan makin panas wasit pun harus mengeluarkan 3 kartu kuning untuk Yasiga dan 1 untuk pemain PP.
Yasiga akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada 10 menit jelang berakhirnya pertandingan babak kedua. Gol itu lahir dari tendangan bebas jarak jauh yang dilakukan Ruben, setelah pemain PP mendorong pemain lawan.
Setelah skor sama ini, tempo permainan makin cepat dan keras. Peluang demi peluang tercipta bagi kedua tim namun idak bisa dimaksimalkan oleh pemain depan kedua kesebelasan.
Skor 1-1 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Rahmat. Dengan demikian PP berhak maju ke babak final. Sedang sang juara bertahan tahun lalu, Yasiga harus mengubur impian kembali jadi wakil Askab Garut ke tingkat Jawa Barat
Di babak Semi Final akan berhadapan Putra Pemda dengan Pamong Praja (PP) yang masih satu manajemen. Dan Hafidz FC kontra Uniga.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil