SUARA GARUT - Pesinetron asal Bogor Ali Syakieb memantapkan dirinya jadi bakal calon Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) XI Kabupaten Garut, Kabupaten Tasik dan Kota Tasik.
Ia merasa percaya diri sebagai warga tatar Sunda yang tinggal di Bogor dan beristrikan orang Tasik mengetahui cukup banyak tentang Dapil Jabar XI.
"Karena sebenarnya Ali itu putra daerah yang tinggal di Kota Bogor, dan itu wilayah Jawa Barat juga, kita orang Sunda juga. Kenapa pilih Jabar XI, karena di sini keluarga besar mertua Ali juga, di Tasik tepatnya di Desa Taraju, Kecamatan Cikubang," ungkapnya, di temui di kantor DPC PDIP, bersama Yudha Puja Turnawan, Jum'at (28/07/2022).
Tujuannya mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI di Dapil Jabar XI, yakni untuk mendengar aspirasi masyarakat, kemudian berupaya mewujudkan aspirasinya.
"Dan Ali lihat di Jabar XI ini banyak banget potensinya, seperti UMKM nya, pariwisatanya, dan yang lainnya. Nanti kita perbaiki kekurangan, atau kelemahannya," katanya.
Ali mengaku, sudah cukup familiar dengan Garut, karena ia sering ke Kota Dodol ini untuk kegiatan otomotif, terutama motor cross.
"Di Garut ini banyak banget potensi wisatanya. Cima di sini agak terkendala juga dengan infrastruktur, seperti akses jalan yang kurang baik. Ali lihat UMKM nya juga banyak tuh," katanya.
Terpisah, Kerua DPC PDI Perjuangan Garut, Yudha Puja Turnawan, mengungkapkan, kehadiran aktor ganteng tersebut, untuk bersilaturahmi, karena akan melakukan sosialisasi terkait pencalonannya di Dapil Jabar XI.
"Beliau memang baru 2 minggu bergabung di PDI Perjuangan, untuk pencalonannya ditempatkan di Jabar XI. Ia ijin karena ke depannya akan lakukan sosialisasi. Insya Alloh tanggal 30 akan menyambangi Kecamatan Singajaya untuk bertemu warga yang rumahnya kebakaran," katanya.
Dikatakan Yudha yang juga anggota DPRD Garut itu, bergabungnya Ali Syakieb di partainya yang ditempatkan di Dapil XI, menjadi angin segar.
"Beliau sebagai publik pigur, dan selebritas nasional akan sangat membantu, apalagi beliau mau turun ke bawah. Tentunya akan menjadi magnet bagi masyarakat, apalagi tadi berkomitmen 4 hari dalam seminggu akan turun ke Dapil. Di Garut nanti akan kita optimalkan untuk kegiatan sosial membantu masyarakat," katanya.
Ia juga berencana melakukan pemetaan wilayah untuk mencegah terjadina tabrakan pada saat sosialisasi, ata pada saat kampanye calon.
"Tanggal 30 Juli kita akan kumpulkan para Caleg untuk lakukan pemetaan, supaya kepengurusan bisa mengkondisikan para Caleg agar tidak bertabrakan di lapangan," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
6 Sepatu Lokal Anti Pegal Buat yang Sering Jalan Kaki, Tak Kalah Empuk dari Brand Luar
-
Ngeri! Ini 7 Fakta Temuan Kerangka Manusia di Kebun Tebu Pemalang
-
Gaji ke-13 ASN 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Aturan Resminya
-
Video Clara Shinta Labrak Suami: Bahas Video Call Sex hingga Tak Pernah Beri Nafkah
-
Kasus Pemotor Tewas di Pacitan Berakhir Damai, Ini Fakta dan Kronologinya
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 31 Maret 2026, Bonus Diamond dan Item Langka Menanti
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Rp 2 Jutaan dengan Stylus Pen, Cocok Untuk Pelajar
-
Waspada Hujan di Semarang Hari Ini, BMKG Prediksi Guyuran Ringan Merata Sepanjang Jawa
-
Ravi Selesaikan Tugas Wamil, Kembali Minta Maaf soal Pemalsuan Data Medis