SUARA GARUT - Keberadaan honorer akan jatuh tempo 28 November 2023 mendatang, padahal jumlah pegawai non ASN di Garut masih cukup banyak.
Pengabdian rata-rata tenaga honorer tersebut di atas belasan bahkan puluhan tahun.
Menanggapi surat edaran Kementerian PAN RB, Bupati Garut, Rudy Gunawan akan melakukan pembenahan dan pendataan terhadap tenaga honorer.
Diakui Rudy, saat ini jumlah tenaga honorer seluruhnya masih ribuan orang, jumlah sebanyak itu tentu belum bisa terakomodir seluruhnya menjadi ASN.
Kenyataan pahit ribuan honorer itu belum terbayarkan oleh pengabdian puluhan tahun selama ini.
Meski begitu, Rudy tentu tidak akan menelantarkan nasib para honorer tersebut, karena itu pihaknya tengah mendata kembali posisinya.
"Bila masih diperlukan kita akan lakukan pembenahan, kita akan buatkan perjanjian meski bukan PPPK," kata Rudy Gunawan dikutip Kamis, 3 Agustus 2023.
Rudy mencontohkan kemungkinan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan dibuat perjanjian seperti outsourcing atau yang lain.
"PP 49 tahun 2018, mengatur honorer tidak boleh ada, makanya kita lakukan pendataan dan pembenahan, termasuk memperkerjakan yang masih dibutuhkan," pungkasnya. (*)
Baca Juga: Teka-Teki Relokasi Penempatan Guru PPPK di Garut Terjawab, Bupati Rudy Gunawan: Tidak Semua
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Fakta Baru Data Gaikindo Tentang MPV Mewah: Toyota Alphard Tumbang, Denza D9 Menang
-
Syekh Ahmad Al Misry Resmi Dipolisikan soal Dugaan Pelecehan Sesama Jenis, Korban Diancam Fisik
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pascal Struik Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
-
Diselingkuhi Suami Dua Kali, Yulia Baltschun: Lebih Sakit Dibanding Kehilangan Anak
-
Bahlil Usai Kunjungan ke Rusia, Harga BBM Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026
-
Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Siapkan TC Khusus
-
Aris Mukiyono Tersangka! Saat Uang Pelicin Menyeret Kepala Dinas ESDM Jatim ke Pusaran Korupsi