SUARA GARUT - Membicarakan produk kuliner Garut, tak lengkap kiranya jika tidak menyinggung makanan bercita rasa pedas ini.
Ya, sambal Cibiuk. Sambal Cibiuk bukan sekedar sambal biasa, sambal ini tak hanya sedap di lidah. Lebih dari itu, sambal memiliki sejarah cukup panjang.
Terungkap dari buku 'Budaya Garut Serta Pernak Perniknya' yang diterbitkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, sambal Cibiuk diperkirakan muncul sejak abad ke-18 sehingga menjadi kuliner yang cukup ikonik di wilayah Garut.
Secara historis, kehadiran sambal Cibiuk tidak lepas dari sosok waliyullah Syekh Jafar Sidik, salah satu ulama kharismatik penyebar agama Islam di tatar Garut.
Selain mengedepankan keilmuan Islam, Syekh Jafar Sidik juga dikenal sebagai sosok ulama yang peduli akan ekonomi umatnya.
Salah satu upaya Syekh Jafar Sidik dalam menumbuhkembangkan ekonomi umat adalah pengembangan bidang wirausaha.
Sambal Cibiuk di antaranya produk kuliner yang mulai dikembangkan ketika itu.
Alkisah, bermula dari kebiasaan Syekh Jafar Sidik yang sering menjamu makan para tetamunya.
Sang putri Syekh Jafar Sidik, yakni Nyimas Ayu Fatimah meracik menu sambal istimewa yang kelak disebut Sambal Cibiuk.
Baca Juga: Giannis Antetokounmpo Umumkan Tak Ikut Piala Dunia FIBA 2023
Kelezatan sambal Cibiuk yang sangat berbeda dengan sambal lainnya, sehingga begitu melegenda hingga saat ini.
Racikan sambal Cibiuk buah tangan putri sang wali ini kemudian diwariskan turun-temurun, hingga resepnya bisa dicoba sampai zaman kiwari.
Dari catatan sejarah, asal muasal sambal Cibiuk ini dari kawasan kaki Gunung Haruman di Desa Cipareuan, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Di kawasan tersebut juga terletak makam Syekh Jafar Sidik alias Sunan Haruman yang kini kerap diziarahi warga dari berbagai daerah.
Dibalik kelezatan sambal Cibiuk yang legendaris, ada mitos yang berkembang di masyarakat. Mitos itu soal rasa sambal Cibiuk.
Sebagian warga percaya untuk merasakan keaslian Sambal Cibiuk maka harus diracik dan dimakan di tempat yang sama, yakni di wilayah Cibiuk sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tayang 12 Juli, Kyuhyun hingga Nucksal Jadi MC di The Psychopath I Met
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
5 Sepatu Lari Wanita Diadora yang Nyaman Dipakai, Harga Promo Mulai Rp349 Ribuan
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Ulasan Film The Furious: Badai Aksi Tanpa Ampun yang Berkelas Dunia!
-
Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
-
Terpopuler: HP Rp1,2 Jutaan Terbaik Juni 2026, 5 Rekomendasi Solar Panel untuk Rumah
-
Terpopuler: Cushion Anti Luntur saat Berkeringat, Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?