SIARA GARUT - Keprihatinan terkait minimnya fasilitas seni budaya tradisi muncul dari salahseorang gadis di Kabupaten Tasikmalaya.
Ia adalah Astri Setiawati (23) seorang gadis manis asal Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Astri merupakan gadis Tasikmalaya yang dinobatkan sebagai juara dalam kontes Jajaka dan Mojang Tasikmalaya tahun 2019, lalu bersama Arip Hidayat (23).
Menurut Asri, saat ini minat dan kepedulian kaum muda terhadap seni budaya tradisi (Sunda), khususnya di Kabupaten Tasikmalaya dirasa kurang.
Sangat minimnya minat kaum muda terhadap seni tradisi ini salahsatunya karena minimnya ketersediaan fasilitas yang layak.
"Memang anak-anak muda sekarang, khususnya di Tasikmalaya sangat minim kepeduliannya terhadap seni budaya Sunda. Ya mungkin karena kurangnya ketersediaan fasilitas atau sanggar. Adapun sanggar yang dibangun secara mandiri sangat sedikit," ungkap mahasiswi Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya itu.
Diharapkannya, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya, dalam hal ini Bupati Tasikmalaya mau peduli untuk melestarikan seni budaya tradisi ini.
"Ya, tentunya saya berharap ada kepedulian Pak Bupati (Tasikmalaya) untuk pelestarian seni budayanya tradisi ini, di antaranya dengan memberikan fasilitas yang layak," tutur Astri saat dijumpai garut suara.con di kompleks kantor Bupati Tasikmalaya, Senin 21 Agustus 2023. (*)
Baca Juga: Hubungan Makin Dekat, Yogi Ilham Sakit Hati Baca Hujatan kepada Nathalie Holscher
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi