SUARA GARUT - Wakil bupati (wabup) Kabupaten Garut, Helmi Budiman menekankan bahwa negara maju harus memiliki indikator yang sempurna dan paripurna, yang mencerminkan kesejahteraan dan kesetaraan.
"Pendapatannya paling tinggi, berapa yang pendapatan perkapitanya lebih tinggi, negara maju itu pendapatan perkapitanya rata-rata ketika mereka disebut negara maju, maka pendapatan perkapitanya harus lebih daripada 150 juta pertahun," ungkapnya.
Namun, Helmi mencatat bahwa saat ini pendapatan per kapita Indonesia berada di angka 70 juta, Jawa Barat 40 juta, dan Garut masih berada di angka 24 juta perkapita pertahun.
Wabup juga mengebut, bahwa masih terdapat ketimpangan dalam distribusi pendapatan, yang tercermin dalam gini ratio.
"Itu pun masih ada gini ratio-nya, gini ratio-nya di angka 0,31 dan, artinya masih ada ketimpangan 0,31. Jadi kalau kita lihat ukuran negara jaya, ukuran negara maju, nanti 2045 adalah ukuran kita," katanya.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, saat menghadiri acara Musyawarah Cabang ke-12 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kadungora. Acara berlangsung di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Ranting Pojok Cikembulan Kadungora, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Ahad (27/08/2023)
Dalam kesempatan tersebut,Helmi Budiman menyampaikan pandangannya tentang tema yang diangkat dalam acara Musyawarah Cabang tersebut, yakni "Memajukan Kadungora dan Mencerahkan Semesta".
Menurutnya, tema ini memiliki makna yang mendalam dan penuh inspirasi.
Wabup optimis, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju di masa mendatang.
Menurutnya, berdasarkan prediksi dunia dan para pengamat Indonesia, tahun 2045 akan menjadi tahun kejayaan bagi bangsa Indonesia.
"Tapi dunia dan para pemerhati Indonesia, memperkirakan Indonesia akan maju, akan jaya tahun 2045, jadi kalau tahun 2045 itu adalah kurang lebih 20 tahunan lagi," tuturnya.
Diharapkannya, dengan semangat kolaborasi dan upaya bersama, Kadungora akan terus maju dalam mewujudkan cita-cita yang terangkum dalam tema "Memajukan Kadungora dan Mencerahkan Semesta".
"Acara Musyawarah Cabang ini menjadi momentum untuk merenungkan langkah-langkah strategis menuju kemajuan yang berkelanjutan," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Langkah Nyata Dukung Akses Keuangan, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM & CRM
-
Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027
-
Berkat BRI, Tarik Tunai Saldo GoPay Kini Bisa Diterapkan di Lebih dari 19 Ribu ATM dan CRM
-
Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme
-
Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah
-
Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay dari BRI Mudahkan Masyarakat Akses Uang Tunai
-
Lagi! Pencurian Gamelan Terjadi di UGM, Diduga Pelaku yang Sama Beraksi di Kampus Lain
-
Mudahkan Akses Uang Tunai, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay
-
Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar
-
Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia