SUARA GARUT - Sam Yosep dilantik sebagai Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Garut, Jawa Barat periode 2023 - 2028, bertempat di Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, 14 September 2023.
Usai pelantikan, Sam Yosep, mengatakan, pelantikan pengurus DPC ini hasil dari Muscab Peradi Garut yang pertama, dengan jumlah anggota 46 orang dan calon anggota yang sudah lulus ujian sebanyak 6 orang.
Usai pelantikan Peradi Garut langsung tancap gas bikin gebrakan dengan program kerjasama dengan 2 instansi pemerintah.
"Hari ini kita langsung merencanakan kerja sama setidaknya dengan 2 instansi di Garut. Dengan DPMPD dalam program satu Advokat satu kecamatan. Satu orang advokat Peradi bertugas melakukan pembinaan di wilayah kecamatan yang ditunjuk kemudian," tutunya.
Dikatakannya, advokat Peradi yang bertugas di kecamatan tersebut berkewajiban melakukan pendampingan dan bantuan hukum kepada masyarakat setempat secara gratis
Selain itu, katanya, di Peradi ada Pusat Bantuan Hukum (PBH) yang gratis mulai konsultasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat.
"Untuk PBH ini tidak boleh menerima bayaran, gratis bagi masyarakat yang memerlukan bantuan," katanya.
Ditambahkannya, ada satu tugas berat bagi para advokat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Tupoksi advokat. Sebab banyak masyarakat beranggapan advokat itu pembela orang yang salah.
"Sebetulnya tugas advokat itu hanya memastikan seseorang dituntut atas perbuatan sesuai dengan pasal yang dituduhkan, bukan membela perbuatannya," ujarnya.
Baca Juga: Aaliyah Massaid Terang-terangan Ingin Nikah Muda, Ikuti Jejak Aurel Hermansyah?
Sementara itu, anggota Peradi Garut, Haryono, mengatakan, Peradi Garut yang sekarang ini lebih terstruktur, dengan pengabdian yang cukup bagus.
"kalau kita lihat dari teman teman muda pengacara ini mereka sudah relatif sanggup untuk mendampingi masyarakat tidak mampu," katanya.
Menurutnya posisi advokat ini sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH).
"APH itu sebetulnya ada tiga, Polisi, Kejaksaan dan pengacara. Ini sangat penting, tinggal bagaimana peran peran kita ini lebih dioptimalkan, terkait dengan perundang undangan yang relatif baru kan sekarang dengan adanya undang undang cipta kerja. Mudah mudahan mereka bisa membantu masyarakat miskin ekstrim," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog