SUARA GARUT— Seorang reporter wanita stasiun televisi asal Spanyol mengalami pelecehan seksual saat dirinya tengah bertugas siaran langsung di hadapan kamera.
Saat itu, ia tengah menyiarkan secara langsung sebuah peristiwa di jalur pejalan kaki atau pedestrian di sebuah jalan di Kota Madrid, Spanyol. Kondisi pedestrian ketika itu lumayan ramai dan cuaca cukup cerah serta hari masih terlihat terang.
Namun, tetiba seorang pria berjaket hitam dan menggunakan kacamata hitam melintas di belakang reporter wanita itu. Pria tersebut nampak memegang bagian bokong reporter tadi.
Spontan, reporter wanita itu langsung bereaksi dan terlihat terkejut ketika bagian sensitif tubuhnya dipegang lelaki bercelana pendek tersebut di tempat umum.
"Sebentar, kami sedang live. Maaf," ujar reporter wanita yang sambil menggenggam ponselnya kepada lelaki tadi.
Tak lama, gambar pun beralih kepada presenter yang berada di studio stasiun televisi "CuatroTV" tersebut. Presenter pria berkepala plontos itu sontak memastikan keadaan yang tadu dialami reporter wanita tersebut.
Lalu, reporter wanita tersebut mengiyakan dan membenarkan apa yang dikatakan dan ditanyakan sang presenter di studio.
"Terdengar buruk. Tapi apa dia baru menyentuh bokongmu?" tanya presenter pria itu dengan nada kesal kepada reporter wanita yang sedang siaran langsung di lapangan.
"Iya," jawab sang reporter dengan ekspresi yang terlihat malu dan kebingungan.
Mengetahui hal tersebut, sang presenter meminta reporter wanita itu agar pria yang berkacamata hitam tadi berdiri di hadapan kamera.
"Saya tidak mengerti. Bisakah kamu menempatkan pria itu di hadapanku (kamera)? Orang bodoh itu. Suruh lelaki bodoh itu menghadapku," pinta presenter berkepala plontos itu.
Sang reporter pun merespons permintaan presenter itu dan langsung mengarahkan miknya ke arah pria yang tadi memegang bokongnya. Ia juga menanyakan apakah pria tersebut memang memegang bokongnya atau tidak.
Namun, pria itu nampak mengelak dan dirinya mengaku tak menyentuh atau memegang bagian bokong reporter wanita tadi.
"Saya sedang live dan aku sedang bekerja. Apakah anda harus memegang bokongku?" tanya reporter wanita tersebut.
"Saya tidak memegang bokongmu," ujar pria berkacamata hitam itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai