SUARA GARUT - Seblak merupakan makanan yang viral dan banyak disukai oleh banyak orang terutama oleh kalangan pecinta pedas. Salah satu seblak viral saat ini adalah seblak teh Rena.
Seblak Teh Rena yang berlokasi di Gang depannya kampus 1 Stikes lebih tepatnya Kampung Mekarsari RT.03/05, Jayaraga, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151, ini selalu ramai dikunjungi oleh para pecinta seblak.
Seblak ini sudah banyak didatangi oleh berbagai Youtuber yang suka kuliner atau jajan jajan bahkan hingga artis pun pernah ikut berkunjug.
Dikutip garut.suara.com dari youtuber separuh aku lemak disitu terlihat bahwa banyak sekali topping yang di sajikan untuk kita pilih dan ambil tentu dengan harga yang begitu terjangkau.
Seblak Teh Rena ini buka sejak pukul 09.00 pagi hingga pukul 21.00 malam WIB.
Ada hal unik jika anda berkunjung kesini, yaitu terdapat sebuah nomor antrian yang dimana nomer antrian tersebut akan dipanggil dan suara dari nomor antrian tersebut seperti di Bank-bank secara otomatis. Dan terdapat hingga 300 antrian dalam sehari.
Toping yang disajikan disini terdapat lebih dari 50 macam toping yang dapat anda pilih dengan harga mulai Rp.1.000 per topingnya. Serta harga seblak ini sangat terjangkau mulai dari kisaran Rp.10.000 an saja.
Tempatnya yang hidden gem di dalam gang ini tentu membuat para pengunjung semakin tertarik karena unik dan tentunya seblak disini rasanya enak. (*)
Baca Juga: Kasus TBC di Garut Terus Meningkat, Pemkab Didorong Buat Perda Khusus TB
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta