SUARA GARUT - Sate Jebred adalah satu makanan tradisional khas Sunda yang selalu menjadi makanan favorit bagi beberapa orang dan banyak peminatnya.
Meski demikian akhir-akhir ini penikmat Sate Jebred ini harus kehilangan nyawanya usai dirinya keracunan setelah membeli Sate tersebut di Pasar Bojongloa Garut pada beberapa waktu lalu.
Keracunan tersebut berakhir tragis karena merenggut dua nyawa manusia yaitu warga Garut dan warga Tasikmalaya. Selain itu juga keracunan tersebut menyebabkan 7 warga Garut dan 10 warga Tasikmalaya.
Sate Jebred atau sate kulit ini merupakan makanan yang terbuat dari olahan kulit sapi atau kulit kerbau yang di rebus lalu di bakar seperti bentuk sate.
Sate Kulit ini biasanya di berikan bumbu dengan parutan kelapa yang disajikan dengan bumbu kacang yang cukup pedas.
Asal-usul nama ‘Jebred’ ini tidak jelas referensi asal usulnya, namun dari beberapa sumber yang dikutip garut.suara.com menyebut bahwa Sate Jebred berasal dari kata ‘Jebur’ yang memiliki arti ‘Mengunyah’.
Sate Jebred atau sate kulit ini selalu menjadi andalan dan makanan favorit sehingga menjadi jajanan atau wisata kuliner populer di Garut khususnya karena bisa membuat ketagihan.
Meski terdapat pemberitaan mengenai orang yang meninggal karena memakan sate jebred ini tidak menyulutkan para pecinta kuliner sate jebred untuk berenti membelinya.
Namun alangkah baiknya bisa lebih selektif dan berhati-hati ketika membelinya dan harus memperhatikan kebersihan dan juga kesegaran dari kulit dan juga bumbunya. (*)
Baca Juga: KONI Garut Pastikan Porkab Digelar Juli 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Kebakaran Hebat di Sukamulya Tangerang, Satu Orang Tewas Terbakar di Dalam Bengkel