Selain Lionel Messi, salah satu pemain yang berperan penting mengantarkan Argentina bisa lolos ke babak final Piala Dunia 2022 ialah kiper mereka, Emiliano Martinez.
Kiper yang akrab disapa Dibu itu pada laga melawan Kroasia di babak semifinal Piala Dunia 2022, Rabu (14/12) dinihari WIB mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan.
Sebelumnya, Dibu juga menjadi pahlawan di babak perempat final saat melawan Belanda. Pada babak adu penalti, Dibu mampu menahan dua sepakan pemain Belanda, Virgil van Dijk dan Steven Berghuis.
Di balik kehebatan dari Dibu selama perhelatan Piala Dunia 2022, ada sosok wanita hebat di belakangnya. Ia adalah sang istri, Mandinha Amanda Gama.
Dibu dan Amanda telah menikah selama 4 tahun dan dianugrahi dua orang anak. Ada satu cerita menarik di awal pertemuan keduanya.
Diakui Amanda, bahwa suaminya itu adalah sosok laki-laki pemalu yang selalu menunduk saat melihat dirinya.
Keduanya dipertemukan saat Dibu bermain di Arsenal. Sementara orang tua Amanda memiliki sebuah restoran di London.
"Orang tua saya punya restoran di London dan dia (Dibu) mulai datang di saat ia berusia 17 atau 18 tahun. Saat itu saya masih kuliah dan saya bekerja di restoran membantu orang tua saya," ungkap Amanda melansir dari paparazzi.com.ar
"Dia sangat pemalu, aku juga. Saya mengenal temannya dan saya melihatnya beberapa kali di jalan dan karena dia orang Amerika Selatan, saya pikir dia bisa menyapa saya," kenang Amanda.
Baca Juga: Melaju ke Final Piala Dunia 2022, Argentina Sangat Mirip dengan Spanyol Saat Juara Piala Dunia
Namun menurut Amanda, Dibu tak pernah mau menyapanya. Ada rasa malu bagi Dibu untuk menyapa wanita cantik tersebut.
Hingga pada akhirnya Dibu tiba-tiba mengirim dirinya sebuah pesan untuk mengajaknya minum kopi.
"Pada akhirnya Emi mengirimi saya pesan dengan mengatakan bahwa ia ingin mengajak saya minum kopi. ayo kita minum kopi, katanya," ungkap Amanda.
"Dan yah, kami minum kopi lalu kami pergi makan malam beberapa kali," jelas Amanda.
Amanda dan Dibu akhirnya menikah pada 22 Mei 2017. Saat itu Emi Martinez menjadi pemain pinjaman di Getafe.
Berita Terkait
-
Kerja Keras Luka Modric Harus Buyar Karena Rapuhnya Lini Pertahanan Kroasia
-
Janji ke Solo Tak Pakai Kolor, Deretan Prediksi Denny Siregar soal Piala Dunia Ini Meleset Semua
-
8 Fakta Menarik Jelang Laga Prancis vs Maroko di Semifinal Piala Dunia 2022
-
Menang atas Kroasia, Jersey Raksasa Messi Terbentang di Langit Argentina
-
Hadapi Argentina, Kroasia Ibarat Tim yang Lupa dengan Cara Bertahan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
MAKI Geruduk Kejati Jatim Usai Temuan Emas dan Uang Diduga Milik Jampidsus, Ini Tuntutannya
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi
-
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi: Optimis Tumbuh
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah