Suara.com - Ada banyak alasan seseorang hanya mengonsumsi buah dan sayuran alias menjadi vegetarian. Ada yang ingin menjadi sehat atau juga yang menjadikan kelestarian lingkungan sebagai alasan sikap mereka.
Dari sisi kesehatan, banyak sudah manfaat menjadi vegetarian yang diungkap di media. Buah dan sayuran, tak bisa disangkal lagi, kaya serat, mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Mengonsumsi cukup sayuran dan buah-buahan dan menghindari daging berwarna merah diyakini akan menjauhkan berbagai penyakit kardiovaskuler.
Meski demikian, menjadi vegetarian ternyata tak sepenuhnya bagus untuk tubuh. Ada juga dampak negatif menjadi seorang vegetarian, yaitu:
1. Kekurangan protein
Sama sekali tidak mengonsumsi daging dan telur bisa mengakibatkan seseorang kekurangan protein. Jadi jika memang berencana menjadi vegetarian, tetaplah memasukkan protein nabati dalam menu Anda. Itu bisa berupa tahu, tempe, buncis, kacang-kacangan.
2. Kekurangan vitamin B12
Vitamin B12 adalah nutrisi yang tak akan didapat dari sayuran ataupun buah-buahan. Dan jangan pernah mengabaikan vitamin ini, karena vitamin B12 sangat penting dalam sistem syaraf dan sintesis DNA. Kekurangan vitamin B12 juga bisa menyebabkan anemia. Jadi jika Anda bersikeras tidak mengonsumsi daging, maka sesekali belilah produk vegan yang sudah diperkaya dengan vitamin B12.
3. Mengganggu kesehatan ibu hamil
Seorang vegetarian yang sedang mengandung dikhawatirkan akan kekurangan berbagai vitamin yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janinnya, seperti vitamin D, zat besi, kalsium, riboflavin, dan mineral lainnya. Itu sebabnya mereka disarankan untuk mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral hingga selesai menyusui.
Selain tiga hal di atas, menjadi vegetarian juga akan menyulitkan Anda untuk makan di luar. Belum banyak rumah makan yang mengkhususkan diri untuk kaum vegetarian. Seorang vegetarian bisa saja meminta restoran itu menyiapkan hidangan khusus untuk mereka.
Jadi jika memutuskan untuk menjadi vegan, pastikan bahwa kebutuhan semua vitamin dan mineral itu tetap terpenuhi. Dan jangan lupa mulai mencari tempat makan yang menyediakan hidangan untuk vegetarian. Atau mulailah untuk belajar memasak agar tidak kerepotan. (Easygoodhealth.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa