Suara.com - Tato temporer dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit.
Badan pengawasan makanan dan obat di Amerika Serikat (AS) yaitu, Food and Drug Administration (FDA), seperti dilansir dari Zeenews melaporkan, reaksi alergi yang ditimbulkan akibat tato temporer biasanya berupa ruam dan lecet.
Sementara, efek jangka panjang dari tato temporer mungkin bisa menimbulkan jaringan parut, perubahan kulit dan kulit menjadi sensitif terhadap sinar matahari.
Katherine Hollinger, seorang ahli epidemiologi dari FDA bagian kosmetik dan warna mengatakan, ada beberapa jenis tato temporer yang menggunakan bahan dasar nabati dan pewarna sintetis.
Beberapa menggunakan henna dicampur dengan hair-dye yang mengandung p-phenylenediamine (PPD), yang dilarang oleh FDA untuk digunakan pada kulit.
Selain itu, ada pula pewarna lain yaitu Jagua -- berasal dari buah yang bernama Latin, Genipa Americana, yang juga tidak disarankan untuk digunakan.
FDA juga memperingatkan tato temporer juga berisiko menimbulkan penyakit infeksi bila tinta yang digunakan terkontaminasi.
Berita Terkait
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Rahasia Kulit Sehat dari Laut: Phytomer Hadirkan Treatment Skincare 95% Vegan di Indonesia
-
Waspada Produk Viral Tanpa Bukti Klinis: Mengapa Harus Selektif Pilih Skincare di Era Digital
-
Puasa buat Perubahan Fisiologis, Begini Tips Jaga Kesehatan Kulit dari Skincare dan Asupan Nutrisi
-
Joe Hart Ungkap Makna Tato Hitam Pekat yang Jadi Baju Zirahnya
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal