Suara.com - Ganguan kulit kepala yang banyak dialami banyak orang adalah ketombe, minyak berlebih, ataupun yang bisa mengakibatkan rambut rontok. Namun, gangguan yang satu ini, bisul mungkin hanya dialami orang tertentu.
Penyebab bisul di kepala bisa bermacam-macam. Tapi biasanya dipicu masalah kesehatan seperti iritasi dan jenis kulit tertentu. Selain itu, stres rupanya juga bisa memicu timbulnya benjolan-benjolan kecil di kepala.
Lalu bagaimana mengatasinya? Beda penyebab tentu saja beda penanganannya. Untuk itu, Anda perlu mengetahui secara pasti apa penyebab timbulnya bisul di kulit kepala. Caranya, dengan melakukan pemeriksaan di laboratorium atau konsultasi kepada dokter kulit Anda.
Bisul karena infeksi.
Jika hasil pemeriksaan Anda menunjukkan pemicu bisul dikepala Anda adalah infeksi, biasanya dokter akan memberikan antibiotik atau obat anti jamur. Anda juga bisa mencari dan berkonsultasi dengan dokter mengenai sampo atau sabun yang tepat untuk membantu memulihkan masalah kulit kepala yang Anda alami. Tak hanya memulihkan, perawatan rambut dan kulit kepala juga perlu Anda lakukan agar bisul tak lagi muncul.
Jenis kulit tertentu.
Tidak semua orang diberkahi dengan jenis kulit yang normal. Beberapa di antaranya rentan terhadap masalah kulit seperti bisul. Untuk itu, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pengobatan untuk tubuh, contohnya dengan melakukan pembersihan darah, pembersihan sistem pencernaan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem pengobatan Ayurveda dari India misalnya, sangat percaya jika sistem pencernaan menjadi akar dari munculnya berbagai masalah kesehatan.
Stres.
Tak hanya masalah kesehatan, stres juga bisa menjadi pemicu timbulnya berbagai penyakit termasuk bisul. Untuk penyebab yang satu ini, obat dokter manapun tak bisa membantu menyembuhkannya. Solusinya hanya satu, yakni mengurangi atau malah sama sekali mengusir stres yang Anda alami.
Selain itu untuk mencegah timbulnya bisul di kulit kepala, ada beberapa cara yang bisa dilakukan yakni selalu menjaga kebersihan kulit kepala dan tak membiarkan kotoran menumpuk, teratur mencuci rambut dan mengeringkannya, tidak membiarkan minyak berlebih di kulit kepala yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, selalu memberi kesempatan agar kulit kepala dapat bernapas juga bagus untuk kesehatan kulit. (boldsky.com)
Tag
Berita Terkait
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
BPJS Dipimpin Jenderal: Bakal Makin 'Gercep' atau Malah Kaku?
-
Kasta Takjil Buka Puasa Versi Menkes, Es Buah dan Gorengan Masuk Kategori Ini
-
Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga