Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan sebesar 60 persen kematian di Indonesia disebabkan penyakit tidak menular (PTM) dan ini jumlahnya terus meningkat.
"PTM ini sudah menjadi ancaman masyarakat, sehingga pemerintah perlu melakukan gerakan nasional untuk mensosialisasikan pencegahan karena penyakit ini bisa dicegah," kata Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Dr. Zaenal Abidin di Jakarta, Rabu (17/9/2014).
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukan, 60 persen kematian di Indonesia disebabkan PTM dan diyakini tren saat ini masih akan terus meningkat.
Dari 2007 hingga 2013, lanjut Zaenal, terjadi peningkatan penyakit tidak menular seperti DM dari 1,1 persen naik 2,1 persen, hipertensi dari 25,8 persen naik 31,7 persen dan stroke dari 8,3 persen naik menjadi 12,7 persen.
Demikian juga, risiko PTM juga mengalami peningkatan misalnya, obesitas pada laki-laki dari 13,9 persen naik 26,6 persen, obesitas perempuan dari 14,8 persen menjadi 32,9 persen dan obesitas sentral dari 18 persen menjadi 26,6 persen.
"Untuk mencegah penyakit ini, masyarakat harus berprilaku hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang berimbang, serta menyehatkan," ujarnya.
Selain itu, pemerintah melalui instansi kesehatan teratas hingga terbawah harusnya mengencarkan sosialisasi gaya hidup sehat kepada masyarakat dan melakukan deteksi dini bila ada anggota keluarga yang terindikasi mengalami penyakit PTM.
"Penyakit tidak menular ini, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kanker, erat kaitannya dengan gaya hidup yang tidak sehat, antara lain pola makan berlebihan dan berolahraga yang kurang," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Novel Ziarah, Sebuah Perenungan tentang Hidup dan Kematian
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya
-
Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah
-
Dari Rayuan ke Kematian: Drama Korea Paling Gelap Sirens Kiss
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus