Suara.com - Banyak orang tahu pola makan tak sehat bisa mendongkrak kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Akibatnya tekanan darah pun melonjak, yang pada gilirannya bisa memicu serangan jantung atau stroke. Meski demikian ada juga makanan yang bisa 'mencuci' darah dengan cara meluruhkan LDL dalam darah.
Apa saja makanan tersebut, simak daftar berikut ini:
1. Alpukat
Penelitian mengungkap mengonsumsi alpukat setiap hari terbukti mampu menurunkan LDL hingga 17 persen. Sebaliknya kadar kolesterol baik atau HDL meningkat. Ingin memasukkan alpukat dalam diet Anda? Coba dengan membuat smoothie alpukat.
2. Biji-bijian
Serat yang bisa larut di biji-bijian, seperti gandum, nasi merah dan oatmeal diyakini bisa mengikat kolesterol dan melarutkannya keluar dari tubuh. Khusus untuk oatmeal, tidak selalu dibuat bubur Anda juga bisa menjadikannya sebagai camilan.
3. Minyak zaitun
Ini karena lemak tak jenuhnya lebih sehat. Tetapi meski ini pilihan sehat, tetap hati-hati dalam menggunakannya karena bagaimanapun semua jenis lemak mengandung kalori yang lebih besar.
4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangaan seperti almond mengandung lemak tak jenuh, vitamin E dan serat. Sedangkan kacang walnut mengandung asam lemak omega-3 yang disebut alpha-linolenic yang dapat mengurangi kadar LDL.
5. Ikan
Ikan seperti mackerel, herring, tuna dan salmon kaya akan asam lemak omega-3. Makan ikan ini dua kali seminggu akan mengurangi risiko serangan jantung sekaligus mendongkrak HDL.
6. Brokoli
Brokoli banyak mengandung vitamin K yang membantu menyerap kalsium untuk memperbaiki pembuluh darah yang rusah. Selain itu brokoli juga banyak mengandung serat yang secara tidak langsung akan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
7. Kunyit
Kandungan kurkumin dalam kunyit bersifat anti-inflamasi yang sering menjadi penyebab arteriosclerrosis atau penebalan pembuluh darah. Kurkumin membantu mengurangi penumpukan lemak di pembuluh darah.
8. Buah persik
Ketimbang mengonsumsi apel impor, ada baiknya mulai saat ini Anda mulai mengonsumsi buah persik. Kandungan serat dan antioksidannya jauh lebih tinggi dibanding apel. Penelitian juga mengungkap zat polyphenols yang dikandungnya dapat menurunkan kadar LDL.
9. Kayu manis
Cukup dengan satu sendok teh bubuk kayu manis, maka tumpukan lemak di pembuluh darah Anda akan tergerus. Penelitian mengungkap menambahkan setengah sendok teh bubuk kayu manis ke teh Anda bisa menurunkan kadra kolesterol hingga 26 persen.
10.Kopi
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Belanda, orang yang mengonsumsi dua cangkir kopi sehari risiko terkena serangan jantung turun hingga 20 persen. Tetapi Anda harus menjaganya agar tidak melebihi empat cangkir sehari, karena ini justru bisa membahayakan jantung.
11. Teh hijau
Teh hijau kaya akan katekin, zat yang terbukti mampu mendongkrak penyerapan kolesterol jahat dari dalam darah. Bonusnya, minum teh hijau secara teratur bisa mencegah kanker dan kegemukan.
12. Semangka
Bisa jadi ini buah murah yang sehat. Selain kaya air, semangka juga mengandung L-citrulline yang membantu tubuh memproduksi nitric-oksida yang bisa melebarkan pembuluh darah. (shape.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya