Suara.com - Wabah Ebola bisa menjadi epidemi yang lebih berbahaya dari AIDS apabila tidak segera dilakukan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus mematikan itu. Direktur Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit (CDC), Tom Frieden mengatakan, jumlah pasien yang terjangkit Ebola bisa mencapai 1,4 juta orang pada Januari tahun depan apabila tidak segera dilakukan tindakan cepat.
“Kita harus bekerja sekarang sehingga Ebola tidak menjadi epidemi selanjutnya setelah AIDS. Selama 30 tahun saya bekerja di bidang kesehatan publik, satu-satunya hal yang pernah terjadi seperti ini adalah AIDS,” kata Tom.
Menurut dia, perang melawan Ebola memerlukan waktu yang panjang. Karena itu, dia meminta dunia untuk segera bertindak mengambil langkah-langkah preventif penyebaran virus mematikan tersebut.
Ebola bisa menyebar melalui kontak antara sesorang dengan pasien yang terjangkit virus tersebut atau melalui cairan tubuh. Perawat di Spanyol, Teresa Romero (44 tahun) merupakan contoh kasus penularan Ebola pertama di luar Afrika. Dia tertular virus itu ketika tengah merawat dua pasien dengan Ebola.
Jumlah korban yang tewas akibat Ebola sudah mencapai 3.900 jiwa. Hingga kini, belum ada obat yang bisa ‘membunuh’ virus tersebut. Virus ini pertama kali menyebar di tiga negara di Afrika Barat yaitu Sierra Leone, Guinea dan Liberia pada Maret lalu.
Pemerintah di tiga negaa tersebut kesulitan untuk mencegah penyebaran Ebola karena kekurangan tenaga medis dan juga tempat tidur di rumah sakit untuk merawat pasien yang diduga terkena virus itu. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?