Suara.com - Yang kita tahu, makanan itu menyuplai kebutuhan kalori untuk tubuh. Dan biasanya makanan lezat identik dengan kalori tinggi.
Namun hal itu tidak berlaku untuk delapan makanan ini. Teratur menyantap delapan makanan ini, justru akan membantu tubuh membakar kalori dan pada gilirannya akan membantu menurunkan berat badan. Buntutnya adalah badan yang bugar.
Kabar baiknya, tak seperti makanan 'rendah kalori' lainnya sepuluh makanan ini rasanya yummy, jadi tidak butuh perjuangan untuk menyantapnya. Jadi jika Anda sedang ingin menurunkan berat badan, cobalah delapan makanan ini. Tapi satu hal yang perlu Anda ingat, adalah jangan lupa tetap berolah raga secara teratur.
1. Jeruk bali
Jeruk bali akan mempercepat proses metabolisme tubuh dan membantu membakar kalori. Jeruk bali juga akan membuat rasa kenyang yang lebih lama, dan kandungan seratnya membantu menjaga kadar gula darah. Selain mengudapnya sebagai camilan, Anda bisa membuatnya menjadi salad, smoothies atau jus.
2. Seledri
Seledri tak hanya rendah kalori, tetapi juga membakar kalori lebih banyak dari yang dikandungnya. Seledri juga banyak mengandung air, tetapi tak banyak mengandung mineral dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jadi cara terbaik untuk mengonsumsi seledri adalah dengan mengombinasikannya dengan makanan lain.
3. Biji-bijian
Biji-bijian butuh waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga memakannya akan membuat Anda lebih tahan lapar. Biji-bijian juga kaya vitamin, mineral dan karbohidrat tetapi rendah lemak.
4. Teh hijau
Teh hijau kaya antioksidan yang melancarkan metabolisme tubuh dan membantu menurunkan berat badan. Nikamti secangkir teh hijau sehari, maka Anda akan merasakan manfaatnya.
5. Asam lemak omega-3
Omega-3 secara ilmiah terbukti berperan sebagai pengatur metabolisme tubuh. Omega-3 mempengaruhi kadar hormon leptin yang mengatur kecepatan pembakaran lemak di dalam tubuh. Omega-3 banyak dikandung pada ikan tuna, herring dan salmon.
6. Kopi
Kafein yang dikandungnya akan mendongkrak kinerja jantung, mebuat darah lebih cepat menyerap oksigen dan membakar lebih banyak kalori. Sayang, khasiat kafein ini sering dirusak oleh bahan yang ditambahkan seperti gula ataupun krim. Untuk mencegah hal ni, gantilah gula dengan madu atau kayu manis.
7. Alpukat
Alpukat adalah makanan pembakar kalori yang paling efektif. Buah ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang melancarkan proses metabolisme tubuh. Alpukat juga menyimpan sederet khasiat lainnya, seperti mengurangi kadar kolesterol jahat.
8. Makanan pedas
Kalori yang dikandung tak terlalu tinggi, tetapi makanan pedas efektif membantu pembakaran lemak dalam tubuh. Tapi ingat makanan pedas bisa mendongkrak nafsu makan loh. (womanitely.com)
Berita Terkait
-
Sering Jadi Sasaran Body Shaming, Audy Item Curhat: Mental Ikut Kena
-
Waspada Metabolisme Lambat! 7 Hal Ini Bisa Merusak Mesin Pembakar Kalori Tubuh Anda
-
4 Tips Menurunkan Berat Badan untuk Ibu Menyusui yang Efektif
-
Studi Baru Ungkap Pola Makan yang Bisa Menurunkan Berat Badan
-
8 Olahraga yang Efektif Menurunkan Berat Badan, Tubuh Jadi Lebih Bugar
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya