Suara.com - Menginjak usia ketiga dalam melayani masalah kesehatan gratis secara online, situs meetdoctor mempersembahkan program baru, yakni Konsultasi Live Chat.
Program yang berlangsung hingga satu minggu ke depan ini akan menghadirkan 15 sesi Live Chat bersama dokter spesialis di bidangnya dengan durasi masing-masing dua jam.
Menurut dr Adhiatma Gunawan, CEO sekaligus founder meetdoctor.com, melalui konsultasi live chat siapa pun bisa berkonsultasi secara gratis dan akan mendapatkan balasan dari dokter secara live. Program ini juga bisa dinikmati melalui desktop maupun smartphone.
"Topik-topik yang akan disajikan dalam layanan terbaru ini antara lain kehamilan, kesehatan anak & wanita, diabetes, penyakit jantung, hingga masalah seksual. Dalam satu jam, dokter bisa melayani hingga 100 orang melalui live chat ini," kata dokter Adhi pada acara temu media "Peluncuran Konsultasi Live Chat" di Jakarta, Selasa, (11/11/2014).
Sebagai portal online yang berfokus pada kesehatan, di usianya yang masih belia meetdoctor telah mendapatkan tempat di hati masyarakat sebagai media konsultasi kesehatan mereka.
Adhi mengaku, tiap bulannya lebih dari 2 juta orang mengakses situs ini, dan lebih dari 300 dokter yang bertugas menjawab keluhan dan pertanyaan yang diajukan masyarakat.
"Kami mungkin masih sangat belia, tapi kami berharap bisa tumbuh dan berkembang untuk menyehatkan bangsa indonesia melalui layanan yang kami berikan," imbuhnya.
Selain menawarkan artikel dan konsultasi kesehatan pada situsnya, meetdoctor.com juga menyediakan berbagai fitur interaktif yang mampu memberikan analisis tingkat kesehatan seseorang, seperti risiko diabetes dan asupan zat besi dalam tubuh.
"Pasien dapat dengan mudah bertanya tentang kondisi kesehatannya, melalui website atau mobile site, dimana lebih dari 300 dokter dalam network meetdoctor siap menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dari hari Senin-Jumat, setiap pertanyaan pasti dijawab oleh minimal 1 dokter dalam kurun waktu 1 jam," katanya.
Untuk menggunakan fitur Konsultasi Live Chat dari situs ini, Anda hanya perlu memasukkan nama dalam sebuah box dan mengisi email pada kolom yang disediakan. Setelah selesai, Anda secara langsung bisa memasukkan pertanyaan Anda seputar topik yang tersedia.
Saat ini, meetdoctor telah melayani lebih dari 100 pertanyaan per hari dengan jumlah pengunjung mencapai 70.000 orang per hari dan terus bertambah setiap harinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai