Health / Parenting
Selasa, 11 November 2014 | 14:59 WIB
Inilah deterjen yang bentuknya mirip permen. (Foto: Daily Mail)

Suara.com - Bagi Anda yang memiliki balita atau anak usia dini sebaiknya jauhkan dari jangkauan deterjen jenis ini. Bentuknya yang mirip permen bahkan berwarna-warni menjadikan deterjen ini sebagai ancaman serius bagi kesehatan anak-anak.

Para peneliti justru merekomendasikan para ibu untuk kembali menggunakan deterjen tradisional di rumah mereka.

"Laundry deterjen yang berbentuk polong berwarna-warni dan mungkin terlihat seperti permen sangat menarik anak-anak untuk mengambilnya lalu menelan bahan kimia beracun yang dikandungnya," kata Marcel J. Casavant, kepala toksikologi di Nationwide Children 's Hospital, Columbus.

Pada 2012 hingga 2013, American Association of Poison Control Center menerima 17.230 laporan anak-anak yang menelan dan menghirup bahan kimia dalam deterjen tersebut. Sebanyak 769 di antaranya dirawat di rumah sakit, dan setiap hari seorang anak meninggal, karena mengonsumsi deterjen mirip permen ini.

Selain muntah, efek umum lainnya setelah menelan racun dari deterjen ini adalah batuk, tersedak, sakit mata, lesu, mata merah, dan mengantuk.

"Sebuah standar keamanan diperlukan untuk memastikan produsen deterjen pod menyajikan produknya dalam kemasan yang aman," kata Gary Smith, direktur Centre for Injury Research and Policy.

Lebih lanjut, Smith menyarankan agar para ibu menggunakan deterjen tradisional yang bubuk sehingga tidak disalahartikan oleh anak-anak. Namun, jika ingin tetap menggunakan, maka bungkuslah dengan plastik buram agar anak-anak tak melihatnya. Serta letakkan di tempat yang tidak bisa dijangkau anak-anak. (Medical News Today)

Load More