Memasukui usia 40 tahun, tubuh akan mengalami beberapa perubahan. Metabolisme tubuh akan melambat, sehingga sangat penting untuk mengikuti pola diet sehat, apalagi untuk kaum Hawa.
Seorang ahli bedah kosmetik dari Institut Bedah Kosmetik, Dr Mohan Thomas yang berbasis di Mumbai, membuat daftar apa yang harus dihindari dan apa yang harus dimasukkan ke dalam diet perempuan yang berusia di atas 40tahun.
Konsumsi biji-bijian
Ini dapat membantu perempuan yang sedang berjuang dengan tekanan darah dan melambatnya metabolisme tubuh. Memasuki kepala empat, mulailah meninggalkan biji-bijian olahan seperti roti putih dan nasi putih dan beralih ke biji-bijian alami (roti gandum, nasi merah dan oats). Ini akan membantu mendapatkan lebih banyak serat untuk tubuh sehingga bisa membantu mencegah kenaikan berat badan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa biji-bijian alami membantu penyerapan kalium, dan mineral yang berfungsi mengontrol tekanan darah.
Perbanyak konsumsi sayuran
Sayuran dan buah berwarna, seperti bayam, wortel, mentimun, tomat, paprika, lobak merah, zaitun, jeruk dan stroberi, juga bagus untuk tubuh. Semua bahan-bahan ini menawarkan serat, kalium, antioksidan dan vitamin C.
Hindari garam
Terlalu banyak asupan garam berdampak negatif bagi tekanan darah. Garam akan menyebabkan tubuh menahan air, dan tambahan air meningkatkan tekanan darah, yang pada gilirannya akan mengganggu jantung, ginjal, peredaran darah dan otak. Garam banyak ditemukan dalam makanan olahan seperti sosis, keju, makanan beku, makanan instan, pizza ataupun sereal.
Kurangi gula
Biasanya orang menghindari gula karena alasan berat badan, tapi sebenarnya ada yang lebih bahaya dari itu. Terlalu banyak gula dapat mempercepat proses penuaan. Tubuh akan mengubah gula menjadi glukosa, dan glukosa bisa memicu diabetes dan darah tinggi. Dan dua penyakit ini bisa memicu komplikasi seperti jantung, ginjal atau kerusakan saraf.
Hindari bacon
Penelitian telah membuktikan bahwa enzim dapat menyebabkan peradangan sendi. Arthritis Foundation juga telah menyusun daftar makanan yang harus dihindari, seperti daging, daging olahan, kuning telur, margarin dan makanan yang digoreng.
Anggur.
Jumlah moderat anggur merah memang bagus untuk jantung. Moderat di sini berarti konsumsi alkohol ringan sampai sedang, yakni memiliki 2-7 gelas per minggu. Lebih dari itu, memicu risiko bagi jantung dan liver. Alkohol adalah penyebab utama penyakit jantung.
Minuman ringan.
Sebotol (300 ml) minuman ringan mengandung 150 kalori dan 40 gram karbohidrat. Ini adalah jumlah yang sama dengan karbohidrat yang terkandung dalam 10 sendok teh gula. Jadi sebisa mungkin hindari minuman ringan. (timesofindia.com)
Berita Terkait
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg
-
7 Rekomendasi Susu Penambah Berat Badan Dewasa Terbaik di Apotek
-
Sering Jadi Sasaran Body Shaming, Audy Item Curhat: Mental Ikut Kena
-
6 Sunscreen Anti-Aging yang Cocok untuk Wanita Usia 40an, Hempaskan Kerutan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia