Suara.com - Anda dengan cepat akan menutup hidung saat orang di sekitar Anda yang baru bangun menguap.
Meski malam hari sebagian dari kita telah menggosok gigi hingga berkumur, tetap tak ada yang bisa menghalau bau mulut keesokan paginya.
Menurut Academy of General Dentistry, sebanyak 80 juta orang di seluruh dunia memiliki masalah pada napas di pagi hari sedangkan jutaan lainnya memiliki bau mulut di pagi hari atau setelah makan makanan pedas.
Tak hanya itu, orang yang memiliki mulut kering lebih berisiko mengeluarkan napas bau. Sebenarnya bau mulut di pagi hari disebabkan karena kurangnya air liur yang diproduksi.
Air liur sangat penting untuk menyapu partikel sisa-sisa makanan yang lama kelamaan bisa menimbulkan bakteri. Penurunan air liur ini kemudian akan meningkatkan kondisi mulut kering.
Bakteri munches yang terdapat pada senyawa protein, asam amino, dan sisa makanan yang terjebak di mulut dan gigi inilah yang menghasilkan bau tak sedap.
Cara bagaimana Anda tidur juga dapat mempengaruhi intensitas dan frekuensi napas di pagi hari. Mendengkur atau bernapas melalui mulut di malam hari bisa meningkatkan kemungkinan bau mulut.
Saat mendengkur, orang secara tidak sadar bernapas melalui mulut sehingga mulut Anda terbuka dan mengering.
Sementara itu, bau mulut tidak ada hubungannya dengan usia, bakteri yang menyebabkan bau mulut tentunya bisa berimplikasi pada kondisi kesehatan. Biasanya dampak yang paling terasa menyerang kesehatan gigi Anda.
Biasanya, menurut Nejad dan Stanley dari Academy of General Dentistry penyebab pertama bau mulut adalah masalah periodontal seperti gingivitis dan periodontitis, yang terbukti bisa memicu penyakit jantung dan stroke.
Hal ini menunjukkan menjaga kesehatan mulut Anda adalah hal terpenting untuk meminimalisir bau mulut yang tak sedap. Nah, beberapa cara pencegahan bisa Anda lakukan diantaranya, rutin menyikat gigi sebelum tidur dan sesudah makan, flossing, dan membersihkan lidah Anda sebelum tidur.
Untuk mengetahui apakah mulut Anda sehat, Anda bisa mengetesnya sendiri di rumah. Lihatlah warna lidah Anda di depan cermin. Jika warna lidah Anda merah muda maka mengindikasikan Anda memiliki napas yang segar tetapi jika di bagian atas lidah Anda terdalat lapisan putih tebal, ada kemungkinan Anda memiliki bau mulut.
Cara lain yang bisa Anda lakukan yakni dengan mencolek bagian lidah Anda dengan tangan. Biarkan kering selama beberapa detik san kemudian cium bagian tangan Anda tersebut.
Jika ada bau tak sedap yang tercium berarti mulut Anda sedang dalam keadaan tak bersih dan tak sehat. Segera konsultasikan ke dokter agar bau mulut tak menghantui diri Anda. (Medical Daily)
Tag
Berita Terkait
-
Bagaimana Hukum Menguap Saat Salat? Begini Menurut Perspektif Fikih
-
Adab Menguap dalam Islam yang Dicontohkan Nabi SAW
-
Tak Hanya Kantuk, Inilah 5 Penyebab Seseorang Mudah Menguap
-
Mengapa Kamu Selalu Ikut Menguap Ketika Ada Orang Lain Menguap? Ini Jawabannya!
-
3 Tanda Kamu Mengalami Afternoon Slump, Sering Menguap di Siang Hari!
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak