Suara.com - Musim penghujan telah tiba. Hampir setiap hari hujan mengguyur sebagian besar daerah di Indonesia.
Musim dingin yang lembab dan basah seringkali membuat bakteri cepat menggandakan dirinya. Akibatnya tubuh rentan terinfeksi penyakit.
Salah satu virus yang paling sering menjangkit adalah flu. Gejalanya ditandai dengan pilek, batuk, demam, dan menggigil.
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala ini, berikut beberapa di antaranya:
1. Asupan yang hangat
Ketika musim hujan sudah tentu disertai dengan hawa dingin yang kadang menusuk. Minum segelas teh panas atau makan sup hangat bisa meringankan gejala ini. Saat kuah hangat menuju tenggorokan dan perut Anda, secara tak langsung akan melonggarkan lendir sehingga lebih mudah keluar melalui mulut. Anda juga bisa memilih untuk mandi air hangat yang bisa meredakan hidung tersumbat dan sakit kepala.
2. Perbanyak minum air putih
Bila Anda kedinginan, maka tubuh Anda secara otomatis akan membuat lebih banyak lendir. Produksi lendir sendiri akan menggunakan kelembaban tubuh Anda. Dengan memperbanyak asupan cairan yang masuk maka lendir akan lebih mudah keluar tanpa membuat tubuh dehidrasi. Tenggorokan pun terasa lebih lega, dan Anda tak akan kekeringan. Perlu Anda ingat juga saat flu sebaiknya batasi minuman yang mengandung kafein dan alkohol, karena dapat memicu dehidrasi.
3. Gunakan lotion untuk atasi kulit kering
Saat dingin, maka kulit menjadi lebih mudah kering. Begitu juga yang terjadi di area hidung. Seringkali kita mendapati kulit yang mengelupas dan kering akibat menjepitnya dengan tisu untuk membuang ingus. Cara mengatasinya gunakan pelembab wajah atau petroleum jelly di area kulit hidung yang terkelupas. Untuk bagian tubuh yang lain gunakan lotion yang aman untuk kulit. Tak ada salahnya untuk mengulanginya beberapa kali sehari.
4. Kumur air garam
Jika Anda juga merasakan ketidaknyamanan di bagian tenggorokan, berkumur dengan air garam hangat bisa membantu melawan bakteri yang mencoba menginfeksi bagian tenggorokan Anda.
5. Konsumsi suplemen
Ada baiknya Anda mengonsultasikan jenis suplemen yang baik dikonsumsi saat flu. Dokter akan memastikan suplemen tersebut aman dan bisa Anda kombinasikan dengan obat lain yang sudah diresepkan.
6. Mencegah penularan
Anda harus memutuskan untuk beristirahat di rumah saat Anda mendapati sedang dalam kondisi tak enak badan. Jika Anda harus pergi keluar, cobalah untuk membatasi jumlah orang yang akan melakukan kontak langsung dengan Anda. Gunakan masker untuk tidak membuat orang lain turut terinfeksi virus yang ada di tubuh Anda. Jangan lupa untuk segera cuci tangan sepulang bepergian dan setelah melakukan aktivitas apapun. (WebMD)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal