Suara.com - Saat kembung, perut terasa tidak nyaman dan kadang disertai dengan buang angin terus menerus. Penyebabnya bisa ditimbulkan melalui beberapa faktor, antara lain mengonsumsi makanan pedas berlebihan, asupan garam berlebihan, minuman bersoda dan gigi yang terus menerus mengunyah.
Ada juga beberapa jenis makanan yang menyebabkan kembung pada beberapa orang seperti produk olahan susu, kacang-kacangan, pemanis buatan, biji-bijian, kubis, kecambah dan brokoli.
Meskipun ada makanan yang bisa menyebabkan kembung, tapi ada pula beberapa makanan yang dapat membantu menghindari kembung.
Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:
1. Seledri
Seledri dikenal mengontrol gas di usus. Kandungan zat kimia dalam sayuran ini dapat mengurangi retensi cairan. Tak hanya itu, seledri juga memiliki sifat detoksifikasi yang membantu menghalau racun dari tubuh.
2. Mint
Daun Mint sangat ramah di perut. Wajar jika mint memiliki banyak kegunaan. Banyak obat untuk masalah perut berbahan dasar daun mint ini.
3. Mentimun
Yang perlu diketahui dari mentimun adalah kandungan antioksidan flavonoid yang bisa membantu mengontrol kembung.
4. Asparagus
Sayuran ini merupakan superfood yang antikembung. Asparagus diketahui dapat membantu membuang kelebihan air melalui urine sehingga menghilangkan ketidaknyamanan seperti kembung.
5. Adas
Adas memiliki manfaat dalam mengurani kejang gastrointestinal, yang memungkinkan gas lepas dan bisa mengendalikan kembung.
6. Pisang
Buah hijau kekuningan ini merupakan sumber utama kalium. Pisang dapat mencegah retensi air dengan mengatur kadar natrium dalam tubuh. Sebagai sumber serat yang tinggi, pisang juga membantu memperlancar sistem pencernaan dan mencegah sembelit. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya