Suara.com - Di zaman yang serba modern ini, kendaraan pribadi boleh dibilang menjadi kebutuhan vital, terutama di daerah perkotaan di mana masyarakatnya memiliki tingkat mobilitas yang tinggi.
Inilah yang menjadi alasan mengapa jumlah sepeda motor dan kendaraan roda empat alias mobil begitu mendominasi di perkotaan. Namun, tahukah Anda bahwa ada risiko kesehatan yang mengintai para pengemudi mobil.
Sebuah studi menemukan bahwa pengemudi taksi yang kebanyakan adalah lelaki memiliki kualitas sperma yang kurang baik dibandingkan lelaki yang bukan pengemudi taksi.
Menariknya, semakin senior pengemudi taksi tersebt, semakin buruk kualitas spermanya. Nutrifood Research Center lewat bukunya yang berjudul Buka Fakta! 101 Mitos Kesehatan menjelaskan, ada alasan mengapa testis disimpan di luar tubuh dalam kantung khusus. Alasanya adalah agar suhu testis lebih rendah daripada suhu internal tubuh sehingga produksi sel sperma berlangsung lebih optimal.
Sementara itu, posisi mengendarai mobil bisa meningkatkan suhu testis hingga 2 derajat celsius, padahal kenaikan suhu 1 derajat celsius bisa mengurangi jumlah dan pergerakan sperma.
Selain menyetir, celana yang terlalu ketat dan terlalu sering berendam di air hangat juga dapat mengurangi kesuburan lelaki.Jadi, bila Anda ingin spermanya tetap sehat, jangan terlalu lama menyetir ya.
Berita Terkait
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas
-
Tips Menghindari Microsleep saat Menyetir Jarak Jauh Sambil Puasa, Mudik Aman Sentosa
-
Lebaran di Balik Kemudi, Kisah Rasimin Menunda Kepulangan Demi Mengantar Rindu Orang Lain
-
Bikin Mudik Makin Aman, Ini Camilan Sehat yang Tidak Bikin Ngantuk Menyetir
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026