Suara.com - Memiliki anak indigo mungkin menjadi suatu pengalaman yang unik sekaligus luar biasa bagi orangtua. Namun karena populasinya yang kecil, banyak ibu yang kerap bingung menghadapi anak indigo.
Menurut psikiater dari RSPAD Gatot Subroto, dr. Erwin Kusuma, SpKJ, untuk memahami anak indigo diperlukan pendekatan secara menyeluruh dengan memperhatikan semua faktor secara utuh dan menyeluruh dengan
lingkungannya. Tak jarang anak indigo dianggap aneh, karena memiliki kemampuan yang tidak dimiliki anak seusianya.
"Kunci menghadapi anak indigo itu hanya satu, menerima. Ini harus diterapkan terlebih dahulu oleh orangtuanya, baru lingkungan dimana ia bersosialisasi," ungkap dokter Erwin kepada Suara.com beberapa waktu lalu.
Erwin menilai bahwa tidak ada yang salah dengan anak indigo. Hanya saja mereka dibekali kemampuan, karena telah melewati generasi biru sehingga ditandai dengan kecerdasan dan kewibawaan di atas rata-rata.
"Anak indigo itu old soul (berjiwa tua) makanya dia lebih bijak bahkan dibanding orangtuanya sendiri. Kenapa jiwanya tua, karena anak indigo punya rekaman kehidupan di masa lalu," imbuh dokter yang juga berpraktik di Pro V Clinic, Jakarta ini.
Lalu bagaimana tips untuk orangtua dalam menangani anak indigo? Berikut ulasannya seperti dipaparkan Erwin.
1. Menerima keunikan sang anak
Sejak lahir melalui deteksi dini, seorang ibu seharusnya sudah bisa mengetahui bahwa anaknya indigo atau tidak, tentunya melalui sederet pemeriksaan. Perlakukan penuh kasih sayang sejak anak dalam kandungan. Maka anak akan lahir dengan penuh kedamaian. Namun jika setelah lahir Anda tidak mampu menerima keunikan anak indigo, dia akan dengan mudah
kehilangan respek terhadap Anda.
2. Harus tahu karakteristik anak indigo
Orangtua terutama ibu harus tahu bagaimana karakteristik anak indigo. Sebagai yang paling dekat dengan anak saat di kandungan hingga lahir
ke dunia, ibu merupakan pintu pertama bagi anak indigo untuk mendapatkan penerimaan. Oleh karena itu, perbanyaklah informasi seputar anak
indigo untuk lebih bisa menghadapinya.
3. Mengajari tata krama kepada anak
Tata krama tentunya penting diberikan kepada anak sejak dini. Namun seringkali pada anak indigo yang berjiwa tua, cara ini agak sulit dilakukan. Perlu kesabaran bagi ibu dan ayah untuk menerapkan dan
mengatur perilakunya agar sesuai dengan norma yang ada.
4. Jangan sekali-kali berbohong dengan anak indigo
Jika anak mengajukan pertanyaan dan Anda merasa bingung untuk mengatakan yang sebenarnya maka jangan sekali-kali berbohong. Anak indigo dibekali kemampuan dari Tuhan untuk mengetahui sesuatu yang diutarakan seseorang tanpa diucapkan. Jika ia tahu bahwa Anda
membohonginya, maka hilanglah respek terhadap Anda.
5. Jangan istimewakan dirinya
Anak indigo sama seperti anak lainnya. Ia bukan membutuhkan perlakuan yang lebih istimewa dari teman sebayanya. Anak indigo hanya butuh penerimaan atas apa yang dianugerahkan Tuhan kepadanya.
Anak indigo memang lebih sensitif baik perasaan maupun kecerdasannya. Tidak jarang dia bisa bersikap lebih matang dari orangtuanya. Maka sabar dan terus bekerja keras merupakan kunci untuk berdamai dengan anak indigo.
Berita Terkait
-
Vincent Verhaag Pakai Pola Asuh Anak 7-7-7, Apa Itu?
-
Nilai Kondisi Pola Asuh Anak Sedang Rapuh, Menteri PPPA Sebut Kekuatan Keluarga Jadi Pondasi Negara
-
5 Rahasia Pola Asuh Gen Alpha: Mulai dari Kebiasaan Pagi
-
Keterlibatan Ayah dalam Pola Asuh Anak Pengaruhi Nasib Negara, Seserius Itu?
-
Akar Masalah Bullying: Sering Diabaikan, Lingkungan, dan Psikologi Keluarga
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif