Health / Parenting
Senin, 02 Februari 2015 | 13:32 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki anak indigo mungkin menjadi suatu pengalaman yang unik sekaligus luar biasa bagi orangtua. Namun karena populasinya yang kecil, banyak ibu yang kerap bingung menghadapi anak indigo.

Menurut psikiater dari RSPAD Gatot Subroto, dr. Erwin Kusuma, SpKJ, untuk memahami anak indigo diperlukan pendekatan secara menyeluruh dengan memperhatikan semua faktor secara utuh dan menyeluruh dengan
lingkungannya. Tak jarang anak indigo dianggap aneh, karena memiliki kemampuan yang tidak dimiliki anak seusianya.

"Kunci menghadapi anak indigo itu hanya satu, menerima. Ini harus diterapkan terlebih dahulu oleh orangtuanya, baru lingkungan dimana ia bersosialisasi," ungkap dokter Erwin kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

Erwin menilai bahwa tidak ada yang salah dengan anak indigo. Hanya saja mereka dibekali kemampuan, karena telah melewati generasi biru sehingga ditandai dengan kecerdasan dan kewibawaan di atas rata-rata.

"Anak indigo itu old soul (berjiwa tua) makanya dia lebih bijak bahkan dibanding orangtuanya sendiri. Kenapa jiwanya tua, karena anak indigo punya rekaman kehidupan di masa lalu," imbuh dokter yang juga berpraktik di Pro V Clinic, Jakarta ini.

Lalu bagaimana tips untuk orangtua dalam menangani anak indigo? Berikut ulasannya seperti dipaparkan Erwin.

1. Menerima keunikan sang anak
Sejak lahir melalui deteksi dini, seorang ibu seharusnya sudah bisa mengetahui bahwa anaknya indigo atau tidak, tentunya melalui sederet pemeriksaan. Perlakukan penuh kasih sayang sejak anak dalam kandungan. Maka anak akan lahir dengan penuh kedamaian. Namun jika setelah lahir Anda tidak mampu menerima keunikan anak indigo, dia akan dengan mudah
kehilangan respek terhadap Anda.

2. Harus tahu karakteristik anak indigo
Orangtua terutama ibu harus tahu bagaimana karakteristik anak indigo. Sebagai yang paling dekat dengan anak saat di kandungan hingga lahir
ke dunia, ibu merupakan pintu pertama bagi anak indigo untuk mendapatkan penerimaan. Oleh karena itu, perbanyaklah informasi seputar anak
indigo untuk lebih bisa menghadapinya.

3. Mengajari tata krama kepada anak
Tata krama tentunya penting diberikan kepada anak sejak dini. Namun seringkali pada anak indigo yang berjiwa tua, cara ini agak sulit dilakukan. Perlu kesabaran bagi ibu dan ayah untuk menerapkan dan
mengatur perilakunya agar sesuai dengan norma yang ada.

4. Jangan sekali-kali berbohong dengan anak indigo
Jika anak mengajukan pertanyaan dan Anda merasa bingung untuk mengatakan yang sebenarnya maka jangan sekali-kali berbohong. Anak indigo dibekali kemampuan dari Tuhan untuk mengetahui sesuatu yang diutarakan seseorang tanpa diucapkan. Jika ia tahu bahwa Anda
membohonginya, maka hilanglah respek terhadap Anda.

5. Jangan istimewakan dirinya
Anak indigo sama seperti anak lainnya. Ia bukan membutuhkan perlakuan yang lebih istimewa dari teman sebayanya. Anak indigo hanya butuh penerimaan atas apa yang dianugerahkan Tuhan kepadanya.

Anak indigo memang lebih sensitif baik perasaan maupun kecerdasannya. Tidak jarang dia bisa bersikap lebih matang dari orangtuanya. Maka sabar dan terus bekerja keras merupakan kunci untuk berdamai dengan anak indigo.

Load More