Suara.com - Sebuah tenda berteknologi tinggi yang mampu memberikan level panas tertentu sedang diujikan sebagai pengobatan baru untuk meredakan sakit dan depresi.
Tenda ini meningkatkan suhu tubuh seperti demam selama dua jam. Diperkirakan kondisi panas seperti demam ini bisa mencegah pesan rusak yang dikirim ke otak.
Pengobatan yang dikenal sebagai hipertermia ini sebenarnya sudah digunakan dalam pengobatan utama untuk kanker tertentu, misalnya kanker kandung kemih. Studi menunjukkan bahwa hipertermia ini menyebabkan sel-sel kekebalan tubuh menjadi lebih aktif dan meningkatkan kadar senyawa sel pembunuh dalam darah.
Menurut penelitian terbaru, hipertermia sedang diuji dalam beberapa percobaan untuk menelisik peranannya sebagai terapi kanker ovarium dan depresi. Penelitian awal menunjukkan bahwa teknologi tenda hangat ini bisa mengurangi gejala depresi sebanyak sepertiga.
Para peneliti di University of Arizona melakukan dua percobaan terpisah yang melibatkan 30 pasien dengan depresi berat dan 20 pasien dengan fibromyalgia. Kondisi fibromyalgia ditandai dengan nyeri yang meluas, kelelahan, kekakuan otot hingga insomnia. Diduga hal ini disebabkan karena level abnormal dari bahan kimia tertentu pada otak.
Saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini, tapi ada obat antidepresan untuk mengurangi gejalanya. Terapi tenda hangat ini melibatkan pasien berbaring di tempat tidur dengan struktur tenda menutupi bagian dada hingga jari kaki. Terapi ini menyediakan lampu dengan pancaran panas dengan suhu 38,5 derajat celcius seperti demam selama dua jam.
"Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa hipertermia dapat mengurangi rasa sakit dan dapat membantu untuk mengembalikan pola tidur yang merupakan gejala umum dari fibromyalgia, jadi kami berharap yang terbaik untuk hasil studi baru ini," kata Jane Tadman dari Arthritis Research UK. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak