Suara.com - Lidah dan telinga kita mungkin tak asing lagi dengan minuman bersoda. Hampir semua orang sudah pernah mengonsumsinya, bahkan dijadikan kebiasaan. Soda serupa dengan rokok, alkohol dan obat-obatan yang dapat mengakibatkan candu.
Penelitian tentang bahaya minuman bersoda telah banyak dilakukan dan temuan rata-rata menyebutkan bahwa minuman jenis ini berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak dan jangka waktu yang lama. Minuman ringan ini tidak hanya buruk untuk kesehatan tetapi juga dapat merusak lingkungan hidup.
Begitu banyak kerugian yang didapat dari minuman bersoda, oleh karena itu mulailah untuk berhenti mengonsumsinya atau setidaknya mengurangi intensitasnya sedikit demi sedikit.
Ketika mulai berhenti mengonsumsi minuman bersoda, maka seketika Anda akan merasakan perubahan besar pada kesehatan.
Coba ganti minuman bersoda dengan air mineral secara teratur, dan semua organ tubuh akan merasakan keuntungannya, seperti dijelaskan di bawah ini.
1. Jantung
Berhenti mengonsumsi minuman bersoda sama dengan menyelamatkan jantung Anda. Sebuah studi pada 2012 lalu yang dilakukan Harvard University menemukan bahwa minuman manis dapat meningkatkan risiko penyakit jantung kronis.
Orang yang sering mengonsumsi minuman bersoda memiliki kemungkinan 20 persen terkena serangan jantung. Studi lain mengatakan bahwa dengan kebiasaan serupa, seseorang dapat dengan mudah mengalami tekanan darah tinggi.
Dengan mengurangi jumlah asupan minuman bersoda per hari maka tekanan darah akan semakin turun, dan menjaga jantung tetap sehat.
2. Otak
Biasanya orang yang mengonsumsi minuman bersoda setelah makan siang untuk melegakan dahaga. Selain itu mereka juga ingin tetap melek dan fokus pada saat bekerja karena kafein yang terkandung di dalam soda.
Buruknya kebiasaan itu dapat dirasakan dalam waktu yang panjang, karena sebuah studi mengatakan bahwa seringnya mengkonsumsi minuman bersoda dapat merusak otak, memori, dan menggangu proses berpikir.
"Kami telah menyelidiki bahwa kebiasaan minum minuman bersoda akan lebih buruk jika dibarengi dengan mengonsumsi makanan junk food, yang mana banyak dilakukan masyarakat modern pada saat ini. Kebiasaan ini dapat mempengaruhi fungsi dan struktur otak, akibatnya bisa membuat orang susah untuk mengingat dan melakukan proses berpikir," kata penulis studi.
Berbagai penelitian lainnya juga telah menemukan kaitan antara minuman bersoda dengan penyakit Alzheimer atau jenis lain dari Demensia.
3. Gigi
Soda mengandung zat yang dapat merusak gigi. Keputusan untuk berhenti mengonsumsi soda akan membuat gigi tetap sehat dengan seyuman indah. Bahkan menurut sebuah studi 2013, pada kasus yang cukup parah, soda dapat membuat gigi berkarat yang meninggalkan plak.
Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa perempua yang minum 2 liter soda setiap hari selama tiga sampai lima tahun, memiliki risiko tinggi terkena erosi gigi yang parah seperti pada pecandu methamphetamine, serta pecandu kokain. Asam sitrat dalam soda dapat mengikis enamel gigi, sehingga membuatnya lebih lembut dan lebih rentan terhadap gigi berlubang dan menguning.
Mengganti soda dengan air mineral akan bermanfaat memutihkan gigi dan menjaga gigi tetap sehat.
4. Kandung kemih
Soda mengandung diuretik. Hal ini bisa membuat orang yang mengonsumsinya secara tiba-tiba buang air kecil secara terus menerus. Jika terus terjadi maka kantung kemih akan mengalami infeksi. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan berhenti mengonsumsi minuman bersoda dan menggantinya dengan air mineral dan jus buah tanpa gula.
5. Tulang
Kesehatan tulang juga bisa terganggu jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda. Oleh karena itu, kurangi jumlah asupannya dan bergantilah ke minuman yang mengandung kalsium tinggi untuk menjaga kesehatan tulang.
6. Ginjal
Ginjal juga akan merasakan manfaat yang lebih baik ketika Anda mulai meninggalkan kebiasaan mengkonsumsi soda. Penelitian telah menunjukkan bahwa minum soda terlalu banyak dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal dan berujung pada gagal ginjal.
Peneliti dari Nurses Health Study menemukan bahwa wanita yang minum soda setiap hari akan mengalami penurunan fungsi hati dibandingkan dengan wanita yang tidak minum soda. Maka jangan ragu untuk meninggalkannya dan ginjal Anda pun akan berfungsi dengan baik. (Medical Daily)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal