Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa obat-obatan penurun kadar gula dalam darah yang diresepkan untuk pasien diabetes, dapat memicu peningkatan risiko gagal jantung.
Penelitian ini dilakukan American College Cardiology yang memeriksa lebih dari 95 ribu pasien. Peneliti juga menemukan bahwa pasien yang mengonsumsi obat diabetes dikaitkan dengan peningkatan risiko gagal jantung sebanyak 7 persen.
Peneliti utama dalam penelitian ini, Dr Jacob Udell mengatakan, pasien diabetes yang mengonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang berisiko lebih besar mengalami gagal jantung sebanyak 14 persen dibanding pasien lain yang mengonsumsi obat-obatan diabetes jangka pendek.
Dr Barry Rubin, direktur dari Universitas Health Network (UHN) menegaskan bahwa hasil penelitian ini bisa menjadi pengingat bagi pasien diabetes karena obat-obatan yang dikonsumsinya berisiko menyebabkan penyakit jantung yang merupakan pembunuh nomor satu di dunia.
Gagal jantung ini bisa menyerang pasien diabetes tipe 2 dan memiliki dampak yang besar bagi kualitas dan harapan hidup seseorang karena membutuhkan biaya pengobatan yang besar. (zeenews.com)
Tag
Berita Terkait
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Cara Beli Obat Lewat Aplikasi BRImo, Tidak Perlu Ke Luar Rumah!
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter
-
5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya