Perempuan hamil (shutterstock)
Penyakit diabetes atau yang lazim disebut dengan kencing manis merupakan satu dari beberapa penyakit kronis yang tingkat penyebarannya sangat progresif.
Umumnya, selama ini orang mengenal bahwa diabetes terdiri dari dua jenis yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. Padahal ada satu jenis diabetes yang hanya bisa menyerang ibu hamil (bumil) dan bisa mempengaruhi tumbuh kembang janin yang dikandung, yakni diabetes gestasional.
Menurut Prof Dr dr Pradana Soewondo, SpPD, KEMD, Guru Besar Endokrinologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, 10 persen ibu hamil mengalami diabetes gestasional ini. Usai kehamilan, biasanya kondisi kadar gula darah menjadi normal, namun risiko bahaya berpindah ke bayi yang telah lahir.
Diabetes gestasional itu sendiri, lanjut dia adalah jenis diabetes mellitus yang berkembang hanya selama kehamilan dan biasanya menghilang pada saat persalinan, tetapi meningkatkan risiko sang ibu akan mengembangkan diabetes kemudian.
"Jadi, kalau saat hamil, ibu tidak mengontrol kadar gula dalam darahnya, maka nantinya anak berpotensi mengidap diabetes di usia yang lebih muda," kata Prof Pradana pada diskusi media di Jakarta, belum lama ini.
Penyebabnya, lanjut Prof Pradana, karena pankreas yang sejatinya memproduksi insulin untuk menyimpan gula dari makanan atau minuman yang dikonsumsi tidak bisa maksimal sehingga kadar gula berada di atas ambang batas normal.
"Saat hamil plasenta memproduksi hormon yang dapat membuat insulin sulit bekerja. Kondisi ini disebut dengan resistensi insulin," imbuhnya.
Diabetes tipe ini seringkali tidak menimbulkan gejala, sehingga penting bagi bumil rutin memeriksakan kondisi kesehatannya termasuk mengecek kadar gula dalam darah. Namun, bagi bumil yang terdiagnosis mengalami diabetes gestasional sebaiknya segera mengubah pola makan dan menjalani aktivitas fisik secara rutin.
Umumnya, selama ini orang mengenal bahwa diabetes terdiri dari dua jenis yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. Padahal ada satu jenis diabetes yang hanya bisa menyerang ibu hamil (bumil) dan bisa mempengaruhi tumbuh kembang janin yang dikandung, yakni diabetes gestasional.
Menurut Prof Dr dr Pradana Soewondo, SpPD, KEMD, Guru Besar Endokrinologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, 10 persen ibu hamil mengalami diabetes gestasional ini. Usai kehamilan, biasanya kondisi kadar gula darah menjadi normal, namun risiko bahaya berpindah ke bayi yang telah lahir.
Diabetes gestasional itu sendiri, lanjut dia adalah jenis diabetes mellitus yang berkembang hanya selama kehamilan dan biasanya menghilang pada saat persalinan, tetapi meningkatkan risiko sang ibu akan mengembangkan diabetes kemudian.
"Jadi, kalau saat hamil, ibu tidak mengontrol kadar gula dalam darahnya, maka nantinya anak berpotensi mengidap diabetes di usia yang lebih muda," kata Prof Pradana pada diskusi media di Jakarta, belum lama ini.
Penyebabnya, lanjut Prof Pradana, karena pankreas yang sejatinya memproduksi insulin untuk menyimpan gula dari makanan atau minuman yang dikonsumsi tidak bisa maksimal sehingga kadar gula berada di atas ambang batas normal.
"Saat hamil plasenta memproduksi hormon yang dapat membuat insulin sulit bekerja. Kondisi ini disebut dengan resistensi insulin," imbuhnya.
Diabetes tipe ini seringkali tidak menimbulkan gejala, sehingga penting bagi bumil rutin memeriksakan kondisi kesehatannya termasuk mengecek kadar gula dalam darah. Namun, bagi bumil yang terdiagnosis mengalami diabetes gestasional sebaiknya segera mengubah pola makan dan menjalani aktivitas fisik secara rutin.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat