Jia Bin Hui memanggang diri sebagai bentuk terapi melawan kanker leukimia (Weibo.com/Jia Bin Hui).
Seorang pemuda di Cina tampaknya sudah kehabisan akal dan sumber daya untuk mengobati penyakit kanker yang dideritanya. Alih menggunakan jasa dokter, ia memanggang dirinya sendiri di atas api sembari berharap sel-sel kankernya mati.
Jia Bin Hui, pemuda 25 tahun dari Yunan, didiagnosis menderita leukimia parah pada Maret 2013. Sejak itu ia telah menjalani perawatan di rumah sakit dan menghabiskan tabungan keluarganya. Meski kini kondisinya stabil, Jia tak bisa merampungkan tahapan perawatan yang dijalaninya karena kehabisan biaya.
Kehabisan dana, Jia mulai mencari cara pengobatan lain. Seperti yang diberitakan surat kabar Epoch Times, ia mulai mempelajari pengobatan kanker alternatif, karena tak punya uang untuk operasi cangkok sumsum tulang belakang yang menelan biaya hingga 50.000 yuan atau sekitar Rp104 juta.
Jia sendiri mendokumentasikan perjuangannya melawan leukimia di situs media sosial Weibo. Ia mengunggah foto-foto pengobatan yang dijalaninya dan pada 9 April ia mengumumkan akan mencoba terapi hyperthermia untuk mengobati penyakitnya.
Sejak itu dia mulai mengunggah foto dirinya sedang berbaring di atas panggangan kayu di sebuah kebun sayur miliknya. Di bawahnya panggangan itu terdapat api yang menyala dengan suhu sekitar 42 derajat Celcius.
Jia mengakui bahwa ia masih bisa menahan panas selama sekitar 30 menit. Ia berencana mencoba terapi itu selama beberapa hari sebelum kembali ke rumah sakit untuk memeriksa apakah sel-sel kankernya berkurang.
Adapun menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, terapi hyperthermia adalah pengobatan dengan cara memanaskan seluruh bagian tubuh dengan suhu 45 derajat untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi itu biasanya dilakukan di pengobatan kanker tahap dasar.
Sayangnya, menurut komunitas anti-kanker Hong Kong, hyperthermia tak cocok digunakan untuk melawan kanker leukimia. (Asia One)
Jia Bin Hui, pemuda 25 tahun dari Yunan, didiagnosis menderita leukimia parah pada Maret 2013. Sejak itu ia telah menjalani perawatan di rumah sakit dan menghabiskan tabungan keluarganya. Meski kini kondisinya stabil, Jia tak bisa merampungkan tahapan perawatan yang dijalaninya karena kehabisan biaya.
Kehabisan dana, Jia mulai mencari cara pengobatan lain. Seperti yang diberitakan surat kabar Epoch Times, ia mulai mempelajari pengobatan kanker alternatif, karena tak punya uang untuk operasi cangkok sumsum tulang belakang yang menelan biaya hingga 50.000 yuan atau sekitar Rp104 juta.
Jia sendiri mendokumentasikan perjuangannya melawan leukimia di situs media sosial Weibo. Ia mengunggah foto-foto pengobatan yang dijalaninya dan pada 9 April ia mengumumkan akan mencoba terapi hyperthermia untuk mengobati penyakitnya.
Sejak itu dia mulai mengunggah foto dirinya sedang berbaring di atas panggangan kayu di sebuah kebun sayur miliknya. Di bawahnya panggangan itu terdapat api yang menyala dengan suhu sekitar 42 derajat Celcius.
Jia mengakui bahwa ia masih bisa menahan panas selama sekitar 30 menit. Ia berencana mencoba terapi itu selama beberapa hari sebelum kembali ke rumah sakit untuk memeriksa apakah sel-sel kankernya berkurang.
Adapun menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, terapi hyperthermia adalah pengobatan dengan cara memanaskan seluruh bagian tubuh dengan suhu 45 derajat untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi itu biasanya dilakukan di pengobatan kanker tahap dasar.
Sayangnya, menurut komunitas anti-kanker Hong Kong, hyperthermia tak cocok digunakan untuk melawan kanker leukimia. (Asia One)
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman