Suara.com - Kekurangan hormon tiroid atau yang dikenal dengan hipotiroid pada anak jangan dianggap sepele. Pasalnya jika tak tertangani dengan baik, hipotiroid bisa membahayakan kesehatan sekaligus masa depan anak-anak.
Dokter spesialis anak, Aman B. Pulungan mengatakan bahwa anak yang kekurangan hormon tiroid bisa mengalami penurunan prestasi belajar bahkan mengalami keterbelakangan mental dan cacat fisik. Tak hanya itu, anak yang terdiagnosis hipotiroid harus mendapatkan suntikan hormon tiroid seumur hidupnya.
"Satu dari 2500 bayi yang lahir di dunia akan terkena tiroid. Kalau ini tidak ditekan maka asuransi manapun bisa bangkrut untuk membiayai suntikan hormon tiroid seumur hidup," kata dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia di Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut, Aman menegaskan, pentingnya deteksi dini tiroid pada anak yang baru lahir. Pasalnya jika terlambat terdeteksi, anak bisa mengalami gangguan pertumbuhan bahkan penurunan kemampuan intelegensi.
"Baiknya saat lahir ibu langsung lakukan skrining hipotiroid kongenital. Jadi akan terlihat apakah anak kekurangan hormon tiroid pada tubuhnya. Kalau memang iya dokter akan mengintervensi sebelum dampaknya mempengaruhi kecerdasan otak," imbuhnya.
Aman juga mengingatkan bila orang tua melihat adanya penurunan kemampuan belajar pada anak sebaiknya segera dilakukan pengecekan ke dokter spesialis anak sebelum terlambat.
"Bayi atau anak yang kena hipotiroid hanya 5 persen yang IQ-nya diatas 80. Jadi, kalau menemukan anak yang susah belajar atau prestasinya menurun segera skrining tiroidnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Menopause dan Risiko Demensia: Perubahan Hormon yang Tak Bisa Diabaikan
-
Selain Cokelat, Ini 3 Makanan Sehari-hari yang Bisa Bikin Kita Bahagia
-
Pemeriksaan Hormon Sering Gagal? Kenali Teknologi Multiomics yang Lebih Akurat
-
Tak Sekadar Mood Swing, Ini 4 Fase Perempuan yang Perlu Kamu Tahu!
-
Science of Sadness: Kenapa Hujan Bisa Bikin Kita Melankolis?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan