Suara.com - Anda yang gemar menyantap makanan manis seperti kue dan cokelat tampaknya harus membatasi atau mengurangi mulai sekarang. Pasalnya sebuah studi terkini yang dilakukan peneliti di Washington University menunjukkan terlalu banyak mengonsumsi makanan manis memicu kepikunan saat tua.
Kesimpulan ini didapat setelah melakukan percobaan terhadap tikus sebagai objek penelitian. Hasil studi menunjukkan tingkat gula darah yang tinggi meningkatkan jumlah protein bernama amyloid protein beta. Protein berbahaya ini akan mengganggu sel-sel otak dan membunuh sel saraf hingga akhirnya menyebabkan hilangnya memori dan kebingungan.
Hasil penelitian ini semakin menguatkan studi-studi sebelumnya yang menyatakan diabetes terkait erat dengan kepikunan.
"Hasil penelitian ini menunjukkan diabetes maupun kondisi lain yang membuat sulit mengontrol gula darah berdampak merugikan otak dan memperburuk kondisi neurologis seperti penyakit Alzheimer," jelas peneliti utama, dr. Shannon Macauley.
Mengomentari hasil penelitian tersebut, Laura Phipps dari Alzheimer's Research UK mengatakan bahwa keterkaitan antara diabetes dan penyakit Alzheimer masih perlu diteliti kembali. "Ada bukti besar yang mengaitkan diabetes dan peningkatan risiko kepikunan, tapi mekanisme biologis yang menjelaskan hal tersebut masih kurang jelas sehingga butuh penelitian lanjutan," tambah Phipps. (Express)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini