Suara.com - Seribu hari pertama atau yang biasa disebut dengan periode emas, kata Dr. dr. Ali Sungkar, spesialis kandungan, bukanlah berawal dari kehidupan pertama saat anak dilahirkan, melainkan dari awal kehamilan.
Konsep seribu hari ini, lanjut dia bertujuan untuk mengingatkan sang ibu, betapa pentingnya memiliki nutrisi yang baik dan tepat bagi calon bayinya. Hal ini begitu penting, karena dapat berpengaruh pada tumbuh kembang anak hingga mereka dewasa.
"Bahkan sebenarnya, sebelum hamil, perempuan sudah perlu menyiapkan segalanya, termasuk nutrisi. Jadi ketika hamil, semuanya sudah siap," kata dia dalam peluncuran Dancow Excelnutri+ di Jakarta, Sabtu (30/5/2015).
Untuk memenuhi asupan nutrisi, biasanya banyak ibu hamil yang salah paham, mereka mengkonsumsi dua kali lipat makanan yang biasa mereka konsumsi. Padahal, sebenarnya hitungannya tidak seperti itu.
"Saat hamil, memang kebutuhan kalori ibu itu naik, misalnya biasa 800 kalori, tambahan cukup seperempatnya, yakni 300 kalori saja. Bukannya dua kali lipat. Banyak yang bilamg, yang makan dua orang, jadi harus dua kali lipat, itu salah," jelas dia.
Ali juga menambahkan, bahwa untuk memberi ASI atau susu bagi bayi bari lahir, sebaiknya jangan dipaksakan melebihi 10cc. Cukup sekitar 5 sampai 6 cc saja.
"Lambung bayi baru lahir itu hanya sebesar jempol, jadi jangan dipaksain hingga 10-20 cc. Nanti kan lambungnya akan berkembang seirimg pertumbuhannya, jadi disesuaikan. Kalo berlebihan, pasti akan muntah terus," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol